
Pedagang : Harga Daging Sapi Naik Sebelum Masuk Puasa

Tanjungpinang (ANTARA News) - Salah seorang pedagang daging sapi lokal di Pasar Baru Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Edi, mengatakan akan menaikkan harga daging sapi lokal mulai
beberapa hari sebelum memasuki bulan puasa.
"Kemungkinan kami akan menaikkan harga daging tiga hari atau sehari sebelum ramadhan, karena harga modal daging sapi saat ini pun sudah naik," kata Edi yang dijumpai di kiosnya, Kamis 29 Juli 2010.
Edi mengatakan, saat ini harga daging sapi lokal di Tanjungpinang, masih normal dan bertahan di harga Rp80 ribu/kg.
"Kemungkinan beberapa hari sebelum dan awal puasa kami jual dengan harga Rp85 ribu/kg," ujarnya.
Menurut dia, harga beli daging sapi lokal yang didatangkan dari Lampung dan Jawa sudah mulai naik beberapa pekan terakhir, tetapi pedagang belum berani menaikkan harga karena permintaan dari konsumen masih stabil.
"Kami masih bertahan di harga lama walaupun modal saat ini sudah bertambah," katanya.
Pedagang sapi di Lampung menurut dia, saat ini mematok harga sapi Rp25 ribu/kg dalam keadaan hidup, lebih tinggi dari harga sebelumnya.
"Belum lagi biaya transportasi dan biaya pemotongan sampai daging sapi siap jual yang sudah mulai naik," katanya.
Sementara itu, pedagang sapi impor dari Australia dan Selandia Baru, Iwan, mengatakan harga daging sapi impor p[asar eceran Tanjungpinang masih stabil dan belum terjadi perubahan.
"Harga daging sapi impor saat ini Rp52 ribu/kg untuk daging yang biasa digunakan untuk masak rendang dan Rp45 ribu/kg untuk daging cincang," kata Iwan.
Naik atau turunnya harga daging sapi impor, menurut dia tergantung nilai tukar rupiah terhadap dolar.
"Kemungkinan memasuki puasa nanti terjadi sedikit lonjakan harga. Kenaikan itu tidak tergantung nilai tukar rupiah terhadap dolar, melainkan lebih dipengaruhi kenaikan tingkat permintaan," ujarnya. (Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
