
BUMD Kepri 2011 Bangun Pelabuhan Tanjungpinang

Tanjungpinang (ANTARA News) - Badan Usaha Milik Daerah Provinsi Kepulauan Riau, pada 2011 mulai membangun pelabuhan domestik dan internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang..
"Saat ini hanya tinggal permasalahan administrasi. Jika tidak ada kendala lagi pada awal 2011 kami akan memulai pembangunan Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang," kata Manager Keuangan BUMD Kepulauan Riau (Kepri), Syahrial di Tanjungpinang, Minggu, 22 Agustus 2010.
Menurut Syahrial, kesepakatan dengan pihak Pelabuhan Indonesia I Tanjungpinang sebagai pengelola pelabuhan sudah disepakati untuk pembangunan pelabuhan, serta BUMD Kepri juga sudah mempunyai investor yang akan membangunan pelabuhan tersebut.
"Pelabuhan tersebut nantinya akan dibangun oleh PT Bandar Bangun Cemerlang setinggi tujuh lantai menggantikan pelabuhan yang ada sekarang," kata Syahrial.
Syahrial mengatakan, kendala saat ini adalah izin prinsip dari Pemkot Tanjungpinang yang belum bisa dikeluarkan karena masih ada persyaratan dari BUMD Kepri sendiri yang masih belum lengkap.
"Kami sedang berupaya melengkapi seluruh persyaratan dan perizinan sampai akhir 2010, serta dukungan dari instansi terkait yang ada di pelabuhan," katanya.
Menurut dia, gambar rencana pelabuhan yang diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 400 miliar lebih tersebut juga belum disetujui oleh Pelindo dan dalam tahap pembahasan.
"Kami tidak ingin ada kendala dikemudian hari, karena di pelabuhan banyak instansi yang terkait, kami juga menyamakan persepsi agar tidak terjadi kesalahan atau kendala dikemudian hari," katanya.
Dia mengatakan, pelabuhan tersebut akan dibangun selama dua tahun hingga 2013.
"Mudah-mudahan pada 2013 sudah bisa difungsikan," harapnya. (HM/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
