16 Finalis Ikuti Pemilihan Duta Wisata Karimun

id duta, wisata, karimun, finalk, kepulauan, riau

Sepasang peserta finalis Pemilihan Duta Wisata Karimun 2010. (kepri.antaranews.com/Rusdianto)

Karimun, (ANTARA News) - Sebanyak 16 finalis putra-putri mengikuti pemilihan Duta Wisata Karimun yang digelar di panggung rakyat Taman Bunga, Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu 26 September 2010 malam.

Setiap finalis tampil dengan busana tradisional Melayu di depan sejumlah dewan juri serta disaksikan ratusan penonton. Para finalis umumnya merupakan pelajar sejumlah SMA di Tanjung Balai Karimun.

Masing-masing peserta unjuk kebolehan dalam berbahasa Inggris serta strategi mempromosikan objek wisata kepada wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Karimun Syuryaminsyah, di sela acara mengatakan, dari 16 finalis  akan dipilih satu pasang untuk ditetapkan sebagai Duta Wisata Karimun 2010.

''Penilaian untuk mencari pemenang didasarkan pada wawasan dan kecerdasan mempromosikan objek wisata,'' katanya.

Dia mengatakan, Duta Wisata terpilih akan mengemban misi promosi ke daerah lain termasuk luar negeri.

''Karimun sebagai daerah perbatasan berpeluang meningkatkan kunjungan turis Singapura dan Malaysia. Kami berharap duta wisata turut berkiprah mempromosikannya,'' katanya.

Menurut dia, objek wisata di kabupaten itu sangat prospektif dipromosikan namun belum begitu dikenal oleh wisatawan.

Pantai Pelawan, Pantai Pongkar, Pantai Telunas, sumber air panas serta yang lainnya merupakan objek wisata yang menarik untuk ditawarkan kepada para turis.

''Pemerintah juga sedang mengupayakan pembenahan setiap objek wisata,'' katanya.

Selain objek wisata, lanjut dia, budaya khas Melayu juga potensial dijadikan sebagai daya tarik bagi wisatawan serta dilengkapi dengan wisata kuliner khas daerah.

''Saat ini, umumnya wisatawan yang datang adalah wisatawan belanja dan kuliner, ke depan akan kami tingkatkan lagi sehingga jumlah pengunjung objek-objek terus bertambah,'' ucapnya. (ANT-028/Btm1)
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar