Logo Header Antaranews Kepri

26 siswa SD di Kudus diduga keracunan makanan

Senin, 13 Februari 2023 13:50 WIB
Image Print
Seorang anak SD 2 Mejobo yang diduga keracunan menjalani pemeriksaan petugs Puskesmas Jepang, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin (13/22023). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (ANTARA) - Sebanyak 26 siswa SD 2 Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, diduga keracunan makanan setelah menyantap makanan cilor dan jasuke yang dijajakan pedagang keliling di sekitar sekolah pada Senin.

Kepala SD 2 Mejobo Sri Suanti di Kudus mengatakan puluhan siswanya mengeluh sakit yang diduga akibat keracunan makanan dari pedagang keliling setelah mengikuti upacara bendera di sekolah.

Dari 26 siswa yang mengeluh sakit perut tersebut, 10 siswa di antaranya dilarikan ke Puskesmas Jepang untuk mendapatkan perawatan karena ada pula dua siswa yang pingsan saat upacara bendera.

"Setelah menjalani perawatan di Puskesmas Jepang, kemudian siswa mulai diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik," kata dia.

Berdasarkan keterangan siswa, kata dia, sebelum upacara bendera puluhan siswa membeli jajanan cilor atau aci yang digoreng bersama telor serta jasuke atau jagung susu keju.

Ahmad Dafi, siswa kelas 2 SD 2 Mejobo ditemui di Puskesmas Jepang didampingi orang tuanya mengakui sebelumnya memang membeli cilor dan jasuke dari pedagang keliling yang mangkal di depan gerbang sekolah.

Baca juga:
Pemprov Kepri perpanjang kontrak ribuan PTK non-ASN tahun 2023

Gubernur Kepri Ansar Ahmad siap maju kembali di pemilihan gubernur 2024

YKI Kepri imbau perempuan tidak takut deteksi dini cegah kanker

Pantarlih Batam mulai coklit di Belakangpadang



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026