Logo Header Antaranews Kepri

KPU Karimun Tetapkan Nomor Urut Calon

Sabtu, 20 November 2010 16:53 WIB
Image Print
Ketua KPU Karimun Zulfikri. (kepri.antaranews.com/Rusdianto)

Karimun (ANTARA News) - Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun menetapkan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau periode 2011-2016.

Ketua KPU Karimun, Zulfikri dalam rapat pleno penetapan nomor urut calon yang berlangsung di Hotel Marina, Tanjung Balai Karimun, mengatakan, nomor urut calon tersebut akan digunakan oleh para calon selama masa kampanye.

"Nomor dan nama yang tertera dalam kertas yang dipilih oleh pasangan calon itu nantinya akan digunakan dalam pencetakan kertas suara pada pemilihan suara, 5 Januari mendatang," katanya.

Berdasarkan hasil pengundian nomor urut dalam rapat pleno terbuka tersebut, pasangan "incumbent" Nurdin Basirun-Aunur Rafiq memperoleh nomor urut dua, sedangkan pesaingnya, pasangan Syamsuardi-Suryaminsyah mendapat nomor urut satu.

Setelah cabut undi penetapan calon tersebut, selanjutnya KPU Karimun mempersilakan pada masing-masing kelompok masa pendukung dua pasang kandidat yang akan bertarung itu untuk meneriakkan yel-yel pendukung dari kandidat.

Acara tersebut diakhiri dengan penandatanganan Baliho Deklarasi Pilkada Damai.

Bertindak selaku saksi dalam penandatanganan deklarasi tersebut seluruh unsur Muspida Karimun.

Menurut, Zulfikri, setelah penandatangan Deklarasi Pilkada Damai tersebut kedua pasangan calon diharapkan bisa bertarung mengikuti peraturan Pilkada dan siap menang atau kalah.

"Kekalahan bukan berarti dilampiaskan dengan merusak situasi yang kondusif. Ada mekanisme yang dapat dilalui jika terdapat keberatan dan pasangan calon,'' katanya.

Ia menuturkan deklarasi itu juga dimaksudkan untuk menjaga hubungan kedua pasangan calon agar tetap harmonis meski bersaing dalam politik.

"Deklarasi Pilkada damai berbeda dengan kampanye damai karena hanya untuk pasangan calon. Sedangkan kampanye damai melibatkan tim sukses, LSM, Ormas dan kelompok masyarakat," tuturnya. (ANT-HAM/A041/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026