
Ketua Pos Pengamatan: Guguran lava pijar Gunung Karangetang terus terpantau

Kabupaten Kepulauan Sitaro (ANTARA) - Guguran lava pijar Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, terus terpantau sejak erupsi awal 8 Februari 2023 lalu.
"Hingga kini masih terpantau dengan jarak luncuran yang bervariasi hingga 2.000 meter," sebut Ketua Pos Pengamatan, Yudia P Tatipang di Manado, Kamis (2/3/2023).
Dia menyebutkan tipe erupsi gunung setinggi 1.784 meter di atas permukaan laut tersebut adalah efusif bukan eksplosif seperti gunung api lainnya, yang ditampakkan dengan leleran lava yang keluar dari puncak kawah.
"Dampak yang paling bahaya dari guguran lava pijar ini adalah ketika terjadi penumpukan material. Ini bisa berubah menjadi awan panas guguran," jelasnya.
Bila awan panas guguran itu terjadi, kata dia, maka permukiman penduduk yang ada di sekitar kali akan ikut terdampak akibat suhu dan luncuran lava yang begitu cepat dan jauh karena lereng curam.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi teknis terkait mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tetap waspada, guguran lava pijar Gunung Karangetang masih bahaya
Pewarta : Karel Alexander Polakitan
Editor:
Fery Heriyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
