
BKD Batam Buka Loket Pengaduan Penerimaan CPNS

Batam (ANTARA News) - Badan Kepegawaian dan Diklat Kota Batam membuka loket pengaduan penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun 2010 untuk mengakomodir berbagai keluhan dan pertanyaan dari para peserta yang tidak lolos seleksi administrasi.
"Pembukaan loket pengaduan merupakan bagian dari penerapan transparansi dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010," kata Firmansyah, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Batam, Senin.
Dia mengatakan, seluruh pelamar yang tidak lolos seleksi administrasi diberi kesempatan untuk mempertanyakan penyebab ketidaklolosannya.
Tercatat sudah ratusan pelamar CPNS yang tidak lolos seleksi administrasi yang mengadu ke loket tersebut, kata dia.
Dia mengungkapkan para pelamar yang tidak lolos rata-rata terkendala pada usia yang sudah melewati persyaratan, legalisir ijazah dan KTP yang tidak sesuai, menggunakan pas foto berwarna maupun kesalahan dalam memilih formasi.
Seluruh pelamar yang mengadu di loket pengaduan CPNS akan dilayani secara keseluruhan, tegas dia.
"Pengaduan akan kita layani hingga malam hari," kata dia.
Apabila aduan diterima oleh panitia, maka pelamar yang tidak lolos dapat mengikuti tes.
Kebanyakan pelamar merasa sudah lengkap seluruh berkas lamarannya seperti yang dipersyaratkan dalam pengumuman penerimaan CPNS di media cetak.
Victor Nainggolan, warga Batam, mengaku mengadukan ketidaklolosan dirinya dikarenakan merasa sudah lengkap persyaratannya.
"Berkas yang saya kirimkan sama seperti tahun lalu saat mengikuti tes CPNS di Tanjungpinang dan lolos seleksi administrasi, tapi kenapa di Batam tidak lolos," ujar dia.
Namun dia mengakui ada satu hal yang merisaukan dirinya dikarenakan dia menggunakan pas foto hasil pemindaian, bukan foto asli.
Sedangkan Achmar Diansyah, warga Batam, juga memrotes keputusan panitia yang tidak meloloskan dirinya dengan alasan legalisir KTP miliknya tidak dilengkapi stempel dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam.
"Itu bukan kesalahan saya tapi kesalahan yang melegalisir," kata dia.
Dia mengaku ada beberapa rekannya yang lolos seleksi meski legalisir KTP tidak dilengkapi stempel dari dinas.
Namun dia menerima dengan lapang dada keputusan panitia meski menuntut panitia harus lebih jeli dalam proses verifikasi.
Sebanyak 3.261 pelamar CPNS di Batam dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi, katanya.(ANT-142/Z002/Btm2)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
