Logo Header Antaranews Kepri

338 Polisi Amankan Natal di Tanjungpinang

Kamis, 9 Desember 2010 16:13 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA News) - Kepolisian Resor Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau mengerahkan 338 anggotanya dalam Operasi Lilin untuk mengamankan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011.

Kapolresta Tanjungpinang AKBP Suhendri, Kamis, mengatakan, Operasi Lilin dilaksanakan H-7 Natal dan berakhir pada 2 Januari 2011.

"Mereka akan mengamankan gereja dan fasilitas umum menjelang Natal hingga 2 Januari 2011," ujar Suhendri setelah mengikuti acara pelantikan hakim ad hoc perikanan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Ia mengatakan, tim penjinak bom dari Brimob Polda Kepulauan Riau (Kepri) juga dilibatkan untuk mengamankan malam Natal. Mereka akan memeriksa sekitar 30 gereja di Tanjungpinang.

"Tim penjinak bom dari Brimob Polda Kepri berjumlah 10 orang," ungkapnya.

Suhendri menyatakan, saat ini Tanjungpinang dalam kondisi aman. Polisi belum melihat maupun mendapatkan informasi adanya tindakan melawan hukum yang dapat mengganggu peribadatan umat Kristiani.

Namun polisi tetap meningkatkan kewaspadaan, dan menganggap seluruh fasilitas ibadah umat kristiani dalam kondisi rawan.

"Pengamanan ditingkatkan agar peribadatan berjalan lancar," katanya.

Suhendri mengatakan, Kepolisian Tanjungpinang terus berupaya memperkecil angka kriminal pada akhir tahun 2010. Baru-baru ini Kepolisian Tanjungpinang menggelar Operasi Multi Sasaran untuk mencegah dan menangkap segala bentuk kejahatan.

Polisi yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut bekerja mulai pagi hingga malam hari.

"Kami berupaya agar kejahatan di Tanjungpinang berkurang," katanya. (ANT-NP/R007/Btm1)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026