Logo Header Antaranews Kepri

Ketua Pos PGA Karangetang: Empat kali terjadi awan panas guguran

Senin, 13 Maret 2023 09:22 WIB
Image Print
Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut) mencatat sebanyak empat kali terjadi awan panas guguran setelah erupsi pada 8 Februari lalu. ANTARA/Ho-Pos PGA Karangetang (1)

Manado (ANTARA) - Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut), Yudia P Tatipang di Manado, Senin (13/3/2023) mengungkapkan, sebanyak empat kali terjadi awan panas guguran setelah gunung tersebut erupsi pada 8 Februari 2023 lalu.

"Sebulan lebih setelah terjadi erupsi efusif, kami mencatat ada sebanyak empat kali awan panas guguran dengan jarak luncuran yang bervariasi," ucapnya.

Dijelaskannya, dua kali awan panas guguran terjadi pada 25 Februari 2023 mengarah ke Kali Batu Awang dengan jarak luncur sekitar 2.000 meter.

Sementara dua peristiwa serupa terjadi pada tanggal 10 Maret 2023 juga mengarah ke Kali Batu Awang dengan jarak luncuran sekitar 1.600 meter.

"Luncuran awan panas guguran ini masih di tubuh Gunung Karangetang, tidak menjangkau area permukiman warga," ujarnya.

Jarak luncur awan panas guguran, menurut Yudia, sangat bergantung dari banyaknya material vulkanis yang menumpuk serta kemiringan bidang yang akan dilintasi.

Hingga saat ini, kata dia, titik terjauh luncuran lava pijar maupun awan panas guguran dengan permukiman warga diperkirakan 1.500 meter.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PGA Karangetang catat empat kali terjadi awan panas guguran



Pewarta :
Editor: Fery Heriyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026