Logo Header Antaranews Kepri

Panwaslu Karimun Minta Kandidat Copot Peraga Kampanye

Minggu, 2 Januari 2011 20:55 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA) - Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau meminta kandidat bupati dan wakil bupati mencopot peraga kampanye yang masih terpajang di masa tenang jelang pemungutan suara 5 Januari 2011.

"Jadwal kampanye berakhir pada pukul 00.00 WIB tadi malam. Atribut atau alat peraga kampanye sudah harus dicopot setelah berakhir masa kampanye dan kini memasuki masa tenang," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karimun Eko Purwandoko, di Tanjung Balai Karimun, Minggu.

Eko mengaku masih melihat poster dan stiker calon bupati dan wakil bupati masih terpampang di beberapa ruas jalan, terutama stiker pasangan Nurdin Basirun-Aunur Rafiq yang mendominasi pemandangan setiap sudut kota.

"Kami akan membongkar paksa atribut kampanye yang masih terpasang Senin (3/1) besok," ucapnya.

Semula pihaknya akan membongkar paksa atribut kampanye hari ini, namun dikarenakan hari libur maka ditunda pada Senin.

"Kami akan meminta bantuan polisi dan Satpol-PP menyisiri ruas-ruas jalan di Pulau Karimun Besar," katanya.

Pembongkaran atribut, lanjut dia, akan dilaksanakan sampai ke Sei Raya Desa Pangke Kecamatan Meral, Jalan Poros Tebing dan pusat kota Tanjung Balai Karimun.

"Untuk di pulau-pulau lain dilaksanakan oleh Panwas kecamatan dan kami tinggal menerima laporan saja," ucapnya.

Kampanye Pilkada Karimun yang dimulai pada 19 Desember 2010 berakhir pada 1 Januari 2011.

Mulai Minggu (2/1), peraga kampanye dua pasang calon, yaitu Syamsuardi-Syuryaminsyah dan Nurdin Basirun-Aunur Rafiq harus sudah copot ingga hari pemungutan suara pada 5 Januari 2011.

Atribut kampanye Nurdin-Rafiq seperti poster dan spanduk masih terpampang di beberapa ruas jalan, seperti di Jalan H Arab Tanjung Balai Karimun, Jalan Bukit Tiung, Bukit Senang dan sebuah baliho di Jalan Pertambangan Sei Ayam.(ANT-HAM/A013/Btm2)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026