
Atribut Nurdin-Rafiq Paling Banyak Dicopot Panwaslu

Karimun (ANTARA News) - Atribut kampanye pasangan Nurdin Basirun-Aunur Rafiq paling banyak dicopot Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
"Alat peraga kampanye Nurdin-Rafiq terbanyak kami copot saat melakukan pembersihan di sejumlah ruas jalan di Pulau Karimun Besar," kata Ketua Kelompok Kerja Kampanye Panwaslu Karimun Tiuridah Silitonga, di Tanjung Balai Karimun, Senin.
Pembersihan dilakukan seiring berakhirnya masa kampanye umum pemilihan kepala Daerah 5 Januari 2011n.
Tiuridah mengatakan, atribut kampanye Nurdin-Rafiq berupa poster mencapai puluhan lembar, spanduk satu lembar, dan "banner" 5 lembar. Sedangkan pasangan Syamsuardi-Syuryaminsyah hanya satu spanduk yang terpampang di ruas Jalan A Yani Tanjung Balai Karimun.
"Kami mencopot paksa seluruh alat peraga kampanye karena sudah memasuki masa tenang, terhitung sejak Minggu pekan lalu," katanya.
Atribut kampanye Nurdin-Rafiq ditemukan tim pembersihan di beberapa ruas jalan, seperti Jalan Teuku Umar, Jalan A Yani, Kelurahan Sei Raya Kecamatan Meral dan Tebing.
Pembersihan atribut kampanye dengan melibatkan polisi dan Satpol PP tersebut, sempat diwarnai protes tim pemenangan Nurdin-Rafiq di Jalan A Yani, Tanjung Balai Karimun.
Tim Nurdin-Rafiq keberatan alat peraga kampanye yang terpampang di sebuah ruko di Jalan A Yani, tepatnya di depan Swalayan Oriental dicopot Panwaslu dengan alasan ruko tersebut, merupakan Sekretariat Tim Nurdin-Rafiq Kecamatan Tanjung Balai Karimun.
"Kami tidak menerima laporan bahwa ruko tersebut dijadikan sekretariat, karena itu kami minta alat peraga kampanye yang terpampang di sana dicopot," kata Ketua Panwaslu Eko Purwandoko.
Sementara itu, anggota Tim Nurdin-Rafiq Bambang Wahyudi bersikukuh bahwa ruko tersebut merupakan sekretariat.
"Ruko ini merupakan Sekretariat Tim NR tingkat kecamatan,'' ucapnya.
Ketegangan mereda setelah Eko Purwandoko meminta tim sukses pasangan pejabat kini tersebut, menyurati Panwaslu bahwa ruko tersebut dijadikan sekretariat tim.
"Silakan layangkan surat bahwa ruko tersebut dijadikan sekretariat," kata Eko.
Pembersihan atribut kampanye berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.
Panwaslu Karimun kemudian membuat berita acara penyitaan terhadap alat peraga kampanye yang ditemukan saat melakukan penyisiran.
"Kegiatan pembersihan juga telah dilaksanakan di pulau-pulau lain pada 2 Januari kemarin," kata Eko. (ANT-HAM/S023/Btm2)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
