Logo Header Antaranews Kepri

Harga Bayam Dan Kangkung Naik 100 Persen

Jumat, 21 Januari 2011 10:45 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA News) - Harga bayam dan kangkung asal Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau yang dijual di Pasar Baru Kota Tanjungpinang naik 100 persen dari Rp4.000/kg menjadi Rp8.000/kg.

"Harga bayam dan kangkung naik sejak empat hari lalu, namun tidak mempengaruhi tingkat permintaan," kata pedagang sayur-mayur Pasar Baru Tanjungpinang, Alias, 30 tahun, Jumat.

"Setiap hari kami mengambil 5 kg sayur bayam dan kangkung dari Bintan. Dalam sehari masing-masing sayur laku terjual 3-4 kg," ungkapnya.

Harga bayam dan kangkung tidak menentu, selalu mengalami perubahan dalam setiap pekan.

Beberapa sayur-mayur selain bayam dan kangkung juga mengalami kenaikan harga. Namun ada pula sayur-sayuran yang sejak dua pekan lala mengalami penurunan harga.

"Hampir seluruh pedagang di Pasar Baru Tanjungpinang menjual sayur-mayur dengan harga yang sama," ujarnya.

Hal senada dikatakan Ati, 50 tahun, pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang. Sayur yang harganya naik seperti, daun selada naik dari Rp4.000/kg menjadi Rp10.000/kg, sawi kailan Rp7.000/kg menjadi Rp12.000/kg, kol Rp3.500/kg menjadi Rp5.000 dan kacang panjang naik dari Rp2.000/kg menjadi Rp10.000/kg.

Sedangkan sayur lainnya yang mengalami penurunan harga antara lain, jagung Rp12.000/kg menjadi Rp9.000/kg, timun Rp6.000/kg menjadi Rp3.000/kg, paria Rp10.000/kg menjadi Rp7.000/kg, sawi manis Rp9.000/kg mejadi Rp7.000/kg dan terong putih Rp12.000 menjadi Rp8.000.

Sementara harga wortel Rp8.000/kg dan arcis Rp7.000/kg, telatif stabil sejak bulan lalu.

"Distribusi sayur-sayuran dari Bintan ke Tanjungpinang berjalan lancar, karena jarak kedua daerah sangat dekat, dapat ditempuh dalam waktu setengah jam," ujarnya.(ANT-NP/B008/Btm2)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026