Logo Header Antaranews Kepri

Harga tiket kapal ke Singapura naik, Pemprov Kepri lapor ke pemerintah pusat

Sabtu, 14 Maret 2026 07:45 WIB
Image Print
Kapal Sindo Ferry melayani rute Tanjungpinang-Singapura. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) bergerak cepat menyikapi kenaikan tarif tiket kapal cepat (feri) rute Kepri-Singapura yang mulai berlaku per 12 Maret 2026. Masalah ini telah dilaporkan ke pemerintah pusat untuk dicarikan solusi.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, mengungkapkan bahwa kewenangan tarif kapal komersial internasional berada di tangan pemerintah pusat. Sebagai tindak lanjut, sebuah rapat koordinasi dijadwalkan akan digelar pada Senin, 16 Maret 2026.

"Insya Allah tanggal 16 Maret 2026, akan digelar rapat bersama pemerintah pusat guna membahas permasalahan ini," ujar Hasan di Tanjungpinang, Jumat (13/3).

Kenaikan tarif ini terjadi di beberapa pintu masuk utama Kepulauan Riau dengan rincian sebagai berikut:

  • Dari Kepri (Batam, Tanjungpinang, Karimun): Naik sebesar Rp65.000 per penumpang.

  • Dari Singapura: Naik sebesar SGD 6.00 per penumpang.

Saat ini, harga tiket pulang-pergi (PP) Singapura-Batam melonjak hingga SGD 88 (sekitar Rp1,1 juta) dari harga sebelumnya yang rata-rata berada di kisaran SGD 76. Sementara itu, tarif satu arah dari Batam kini mencapai Rp570 ribu hingga Rp650 ribu.

Penyebab dan Dampak Wisata

Hasan menjelaskan, kenaikan ini diduga kuat akibat tersendatnya pasokan BBM imbas konflik di Timur Tengah serta kebijakan Pemerintah Singapura yang menaikkan harga bahan bakar.

"Kenaikan tarif tiket ini juga berkaitan dengan kebijakan pemerintah Singapura yang telah menaikkan harga BBM," ujar Hasan.

Dia melanjutkan, kenaikan tarif tiket kapal rute Kepri-Singapura sedikit banyak bakal berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman), apalagi Singapura menjadi penyumbang kunjungan wisman terbesar di Kepri, bahkan menjadi pintu masuk wisman dari berbagai negara tujuan ke Bumi Melayu tersebut.

Namun demikian, ia berharap dengan kondisi tingginya nilai Dolar Singapura pada awal 2026, tidak terlalu berpengaruh pada sektor kunjungan wisata ke Kepri.

"Kita lihat saja per April 2026, apakah kenaikan tarif kapal ini berpengaruh besar atau tidak terhadap kunjungan wisman di Kepri," demikian Hasan.

Adapun tarif tiket perjalanan pulang-pergi dari Singapura ke Batam umumnya berada di kisaran 76 dolar Singapura atau sekitar Rp1 juta.

Namun dari hasil pemantauan terbaru, harga tiket pulang-pergi dari Singapura ke Batam tercatat mencapai sekitar 88 dolar Singapura atau sekitar Rp1,1 juta.

Sementara itu, tarif perjalanan satu arah dari Batam menuju Singapura rata-rata berada di kisaran Rp570-650 ribu, dari sebelumnya di kisaran Rp530 ribu.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026