Logo Header Antaranews Kepri

Harga Ikan dan Ayam Kampung Bertahan Tinggi

Senin, 24 Januari 2011 09:55 WIB
Image Print
Ibu-ibu berbelanja ikan laut di Pasar Mitra Raya, Senin (24/1). (kepri.antaranews.com/jo seng bie)

Batam (ANTARA News) - Harga daging ayam kampung, kelapa butir, dan beberapa jenis ikan laut di Batam, Kepulauan Riau Senin, bertahan tinggi seperti mengekori kenaikan harga beras yang terjadi sejak menjelang akhir 2010.

Di Pasar Mitra Raya, Kecamatan Batam Kota, kelapa Rp5.000/butir padahal harga sebelum kenaikan tiba-tiba pada Desember Rp3.000, sedangkan santan kelapa yang semula Rp8 ribu kini masih Rp11 ribu/kg, dan daging ayam kampung yang semula Rp53 ribu-Rp55 ribu sekarang Rp 58 ribu-Rp65 ribu/kg.

"Hanya ayam pedaging (ras) yang turun menjadi Rp22 ribu/kg setelah sempat ikut naik harga hingga Rp24 ribu-Rp25 ribu per kilogram," kata Soni, pedagang ayam di Blok B No 10, Pasar Mitra Raya.

Kenaikan harga ayam kampung, ujarnya, diakibatkan kiriman dari Tanjungbatu, Karimun, Kepri, berkurang sehingga stok pasar eceran berkurang.

Di musim angin kencang dan ombak tinggi, harga ikan hasil tangkapan nelayan perairan Pulau Batam, Rempang dan Galang (Barelang) serta pulau-pulau kecil sekitar masih bertahan tinggi sebab tidak semua kapal nelayan rutin melaut.

Ikan tenggiri yang biasanya Rp45 ribu/kg sekarang masih Rp58 ribu, kembung yang semula Rp 28 ribu kini Rp32 ribu dan kakap merah Rp40 ribu atau Rp5 ribu lebih tinggi dari harga biasa.

"Saya hanya menjual ikan dari perairan Barelang dan pulau-pulau sekitar. Harga-harganya naik sebab tidak semua nelayan melaut tiap hari dalam kondisi cuaca seperti sekarang," kata Ujang pedagang di meja 26 Pasar Mitra Raya.

Cabai rawit hijau yang kenaikannya bombastis hingga pernah mencapai Rp120 ribu/kg pada Desember 2010, kini melorot menjadi Rp45 ribu/kg, tetapi masih jauh dari harga "normal" Rp23 ribu[-Rp25 ribu/kg.

Semua harga masih bertahan tinggi, kata Agus Kuncoro, pedagang cabai dan beberapa jenis sayur penyedap rasa di Blok C-12 pasar tersebut.

Cabai merah, katanya, Rp50 ribu turun dari Rp60 ribu/kg, tetapi harganya masih berubah-ubah, sedangkan bawang merah birma Rp20 ribu padahal harga normalnya Rp8 ribu/kg, bawang merah jawa yang semula Rp 20 ribu masih bertahan Rp24 ribu, dan bawang putih Rp24 ribu, belum pulih ke harga semula yang rata-rata rp20 ribu/kg.

Di toko swalayan pada pasar itu, harga beras relatif masih tinggi sejak kenaikan pada dua bulan silam.

Beras merk Padang Raya dan Ramos Patah Wangi Rp11.500/kg, Bumi Ayu Istimewa Rp9.700/kg, Hari-Hari Istimewa Rp9.400/kg, Ramos Bunga Rezeki Rp9.200/kg, Ramos Panah Rp9.000, Ramos Gajah Hitam dan Ramos Dua Jeruk Rp8.200/kg, Ramos Roma Rp8.000/kg dan Ramos AAA Putih Rp7.000/kg. (A013/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026