Logo Header Antaranews Kepri

Cuaca ekstrem akibatkan dua kapal di Sumbar karam, satu nelayan hilang

Selasa, 9 Mei 2023 07:09 WIB
Image Print
Tim Basarnas Pasaman saat melakukan pencarian terhadap penumpang kapal nelayan yang karam di Jorong Mandiangin Kinali Pasaman Barat, Senin malam. 

Simpang Empat,- (ANTARA) -

Dua kapal nelayan di Jorong Mandiangin Pasaman Barat, Sumatera Barat mengalami karam pada Senin, di tengah cuaca ekstrem. Satu orang dinyatakan hilang.
Koordinator Basarnas Pasaman Dhio Ulwi Finanda di Simpang Empat, Senin malam, mengatakan kapal nelayan karam pertama terjadi pukul 15.00 WIB. Tiga orang penumpang kapal selamat.
Kapal kedua karam sekitar pukul 17.00 WIB dengan penumpang kapal dua orang. Seorang bernama Buyung Karung selamat. Sedangkan seorang lainnya, Nofrizal masih dalam pencarian hingga Senin malam.
Menurut dia kapal itu karam karena dihantam ombak besar saat memasuki Muara Binguang Mandiangin karena cuaca ekstrem.
"Kita melakukan pencarian malam ini. Mudah-mudahan korban segera ditemukan," katanya.
Ia menambahkan saat ini cuaca ekstrem melanda Pasaman Barat sehingga badai dan angin kencang terus terjadi.
"Kepada nelayan diharapkan waspada cuaca ekstrem ini jika saat melaut. Jika cuaca ekstrem sangat rawan kapal dihantam ombak besar atau badai," katanya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dua kapal nelayan di Mandiangin Pasaman Barat-Sumbar karam



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026