
Rutan Karimun Luncurkan Program Pondok Pintar Keliling

Karimun (ANTARA News) - Rumah Tahanan Negara Klas II B Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis, meluncurkan program pondok pintar pustaka keliling bagi tahanan dan narapidana.
Program pondok pintar pustaka keliling tersebut diluncurkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepri, I Gede Widiartha didampingi Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Balai Karimun Misbahuddin beserta sejumlah unsur Muspida.
"Program ini diharapkan dapat menghindari warga binaan dari bahaya narkoba. Warga binaan akan disibukkan dengan membaca sehingga tidak lagi memikirkan untuk menjadi pengedar atau pemakai narkoba," kata Kakanwil Kemkumham Kepri I Gede Widiartha usai peluncuran.
I Gede Widiartha mengatakan Kemkumham saat ini menggencarkan berbagai program pembinaan bagi warga binaan di rutan maupun lembaga pemasyarakatan. Untuk itu, dia menyambut positif program tersebut karena menjadi sarana pembinaan sehingga mereka dapat menerapkan ilmu yang diperoleh setelah selesai menjalani hukuman.
"Program ini sangat inovatif, cerdas dan cukup efektif menangkal peredaran narkoba," katanya.
Kepala Rutan Misbahuddin mengatakan, pondok pintar tersebut menyediakan lebih dari 500 buku untuk dibaca penghuni rutan secara bergiliran.
Buku-buku tersebut merupakan bantuan dari Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, terdiri dari berbagai jenis, mulai dari buku keterampilan, buku agama, semangat kebangsaan dan hiburan.
"Buku-buku tersebut sudah kami seleksi sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi warga binaan. Jangan sampai mereka mendapatkan ilmu meracik narkoba atau ilmu meloloskan diri dari penjara," katanya berseloroh.
Pondok pintar tersebut, lanjut dia, akan berkeliling dari satu blok ke blok lain dengan jadwal yang di atur sedemikian rupa.
"Dengan pola ini, pengamanan terhadap warga binaan lebih efektif karena jika dipusatkan di satu tempat, kami khawatir terjadi keributan atau ada yang berusaha melarikan diri," katanya.
Selain program pondok pintar, pada kesempatan yang sama juga diluncurkan program kamar santri dan seniman serta pengukuhan gugus depan Pramuka Rutan Karimun.
Program kamar santri dan seniman bertujuan untuk pembinaan keagamaan dan pengembangan bakat warga binaan.
Gudep Pramuka Rutan Karimun dikukuhkan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka yang juga Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq.
"Seluruh kegiatan yang diluncurkan tidak lain sebagai bagian dari program pembinaan, di satu sisi mereka terhindar dari narkoba dan kriminal, di sisi lain ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat dijadikan bekal setelah mereka membaur dengan masyarakat," tambah I Gede Widiartha.(ANT-RD/Z003/Btm2)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
