Logo Header Antaranews Kepri

Plafon SD 008 Ambruk

Selasa, 26 April 2011 16:46 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Plafon bangunan Sekolah Dasar 008 Bida Asri II Batam Kota ambruk setelah tiga bulan diserahkan oleh pihak kontraktor kepada pengelola sekolah.

Plafon yang terbuat dari gipsum yang sudah ambruk sengaja dicopot pengelola sekolah agar tidak melukai anak-anak. Sedangkan tiang-tiang penyangga plafon juga sudah terlihat miring, berdasarkan pantauan, Selasa.

Kepala SD 008 Maryuni mengatakan plafon sudah mulai rusak sebelum bangunan diserahterimakan oleh kontraktor.

"Baru dibangun sudah ambruk," kata dia.

Akibat plafon yang copot, maka sekolah kebanjiran bila hujan.

Besi penyangga yang mulai miring juga dikhawatirkan dapat mencelakai siswa yang lalu lalang.

"Untungnya, saat plafonnya ambruk, ruang kelas sedang tidak dipakai karena libur," kata dia.

Meski rusak, namun ruangan tetap digunakan untuk proses belajar mengajar.

Ketua Komisi IV DPRD Batam, Ricky Indrakari yang ditemui saat meninjau kondisi sekolah mengatakan menyayangkan kejadian ambruknya plafon itu.

"Ini hasil perencanaan dan pengerjaannya kurang baik," kata Ricky.

Ia juga meminta kontraktor untuk segera memperbaiki gedung sekolah yang rusak karena masih dalam masa tenggang enam bulan.

DPRD Kota Batam, kata dia, menganggarkan Rp250 juta untuk tiap pembangunan ruang kelas baru SD 008 Batam Kota.

Sebelum diperbaiki, Ricky meminta pihak sekolah dan kontraktor menutup atap agar air pembangunan lantai dua tidak merembes ke bawah.

Bangunan SD 008 saat ini dipinjampakaikan kepada SD 010 Batam Kota untuk belajar siswa kelas IA dan IB.

(ANT-YJ/Z003/Btm3)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026