Logo Header Antaranews Kepri

Disduk Karimun Matangkan Persiapan e-KTP

Jumat, 29 April 2011 21:35 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, mematangkan persiapan menjelang pemberlakuan kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP pada 2012.

"Kami saat ini masih menyosialisasikan teknis pelaksanaan e-KTP kepada para pegawai baik di Dinas Kependudukan (Disduk) maupun di sembilan kecamatan," kata Kepala Disduk, Capil dan KB Kabupaten Karimun Muhammad Hasbi di Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Ia mengatakan terdapat beberapa tahapan yang akan dilakukan agar pemberlakuan e-KTP terlaksana dengan baik, di antaranya menyosialisasikannya kepada masyarakat untuk mengganti KTP SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) menjadi e-KTP.

"Penggantian KTP SIAK menjadi e-KTP akan digratiskan atau tidak dikenakan pungutan. Kasihan warga kalau dipungut retribusi, apalagi bagi mereka yang KTP-nya belum habis masa berlakunya," katanya.

Selain sosialisasi kepada masyarakat, pihaknya juga akan memberikan pelatihan kepada petugas agar mereka memahami cara kerja pembuatan e-KTP.

Menurut dia, seluruh sarana prasarana pembuatan e-KTP, seperti blanko, "scanner" dan jaringan internet disediakan oleh pemerintah pusat.

"Kami hanya menyiapkan operator dan memastikan pelaksanaannya berjalan lancar. Karena itu, sebelum efektif diberlakukan, kami akan melakukan uji coba terlebih dahulu," katanya.

Menurut Hasbi, kendala pelaksanaan e-KTP dikhawatirkan terjadi jika jaringan yang terkoneksi di seluruh Indonesia mengalami kemacetan. Hal itu akan berdampak pada lambatnya pengurusan e-KTP.

"Masalah jaringan sepenuhnya disediakan pusat, pihak kabupaten hanya menggunakannya. Kami berharap pusat sejak dini melakukan langkah antisipasi agar tidak terjadi kemacetan," ujarnya.

Kekhawatiran jaringan macet, menurut dia, pernah terjadi pada sistem jaringan KTP SIAK, terutama di daerah pulau yang jaringannya sering mengalami gangguan.

"Sebagai kabupaten yang terdiri atas pulau-pulau, masalah jaringan sering menjadi kendala dalam pembuatan KTP SIAK. Kami sempat beberapa kali mengganti operator seluler karena masalah jaringan," katanya.

(ANT-RD/E005/Btm3)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026