Logo Header Antaranews Kepri

Polda Belum Sangkutkan Perampok Dotamana dengan Teroris

Senin, 13 Juni 2011 14:57 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA News) - Penyidik pada Kepolisian Daerah Kepulauan Riau belum dapat mengaitkan perampokan bersenjata api dan senjata tajam di toko sembako perumahan Dotamana, Batam pada Minggu malam, dengan jaringan teroris yang sedang diburu polisi.

"Belum sampai ke arah sana. Pengembangan kasus masih dilakukan dari dua tersangka yang berhasil ditangkap untuk mengetahui motif para pelaku," kata Kabdi Humas Polda Keppri, AKBP Hartono di Tanjungpinang, Senin.

Senjata api yang diamankan dari tersangka menurut dia merupakan senjata api rakitan.

Polda Kepri menurut dia, bersikap tegas terhadap semua bentuk kekerasan, apalagi pelaku menggunakan senjata api dan tajam.

"Tindakan kami tegas, mereka 'jual' kami 'beli'," tegas Hartono.

Polisi, menembak mati seorang pelaku bernisial F, dan kini masih memburu lima orang dari kawanan perampok yang melarikan diri.

"Mereka pakai sebo warna hitam dan langsung mengancam dengan senjata api dan mengikat kami," ujar salah satu karyawan yang ikut disekap, Tono beberapa sesaat setelah peristiwa yang diwarnai baku tembak antara petugas kepolisian dengan penjahat.

Saat perampok masuk, Tono dan tiga karyawan lain tengah mengemasi barang di luar toko.

"Awalnya dua orang perampok berpura-pura belanja, langsung menodongkan pistol ke arah kepala kasir. Lainnya menyusul di belakang dan membawa pisau," kata dia.

Saat disergap dan diancam, salah seorang karyawan berontak dan terkena sabetan parang salah seorang perampok pada bagian kepala.

Ketika kejadian, seorang karyawan berteriak minta tolong, dan didengar enam anggota Resmob Polresta Barelang yang patroli melewati jalan depan Toko Sumber Kita.

Belum sempat aparat masuk toko, perampok bersenjata api langsung menembak ke arah anggota Resmob.

Petugas langsung membalas tembakan dari perampok. Perampok yang memegang pistol nekat ke luar toko dan mengajak baku tembak. Seorang perampok berinisial F akhirnya tewas terkena tembakan polisi.

Saat beraksi, kawanan perampok menggunakan lima motor dengan plat nomor BP 4263 FT, BP 3650 H dan BP 3953 HC, BP 4599 DF, serta 6202 DJ yang saat ini dijadikan barang bukti kepolisian.

Perampok sempat mengambil uang yang ada di laci kasir, dan satu laptop.

(ANT-HM/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026