
Anak Pesisir Batam Mampu Berperan dalam Pembangunan

Batam (ANTARA News) - Wakil Wali Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rudi, menilai bahwa anak-anak pesisir Batam mampu berperan dalam pembangunan bila para orang tuanya bisa mendorong mereka bersekolah lebih tinggi.
"Selama ini dorongan orang tua kurang, sehingga anak-anak pesisir cenderung tertinggal dalam pendidikan. Akibatnya mereka belum mampu membangun daerah mereka sendiri," kata Rudi di Batam, Senin.
Bila anak-anak pesisir mau bersekolah hingga ke luar daerah, ia meyakini pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga pesisir bisa dicapai lebih cepat.
Ia mengatakan, daerah pesisir masih menjadi salah satu kantung kemiskinan di Batam.
"Merekalah yang akan mampu membangun daerah kelahirannya dan meningkatkan kesejahteraan, bukan orang lain," kata dia.
Ia juga mengakui, fasilitas pendidikan di pesisir belum memadai bila dibandingkan daerah perkotaan (pusat kota/pemerintahan) karena populasi penduduk pesisir juga sedikit.
"Kalau dibangun disana (pesisir) tidak akan efektif, karena jumlah siswanya pasti juga sedikit," kata dia.
Menurut dia, pemerintah juga menyediakan beasiswa dan asrama bagi anak-anak pesisir yang mau melanjutkan sekolah, sehingga mereka tidak repot-repot mencari tempat tinggal.
"Namun, yang paling menentukan adalah dorongan orang tua dan niat anak untuk sekolah. Apapun yang disediakan pemerintah tidak ada artinya jika tidak ada niat untuk sekolah," katanya.
Rudi mengatakan, pada 2011 ini Pemerintah Kota Batam memberikan 20 beasiswa bagi anak-anak pesisir untuk kuliah di seluruh universitas yang ada di Indonesia.
"Kami coba berikan perhatian lebih pada anak-anak pesisir yang memiliki prestasi," kata dia.
Saat mereka menyelesaikan pendidikan, Rudi berharap, mereka bisa kembali dan membangun tempat kelahirannya.
(ANT-L/Z002/Btm1)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
