
Harga Ayam Ras Naik Jelang Ramadhan

Tanjungpinang (ANTARA News) - Harga ayam ras di Pasar Baru Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, naik dari Rp25.000/kg menjadi Rp26.000/kg menjelang bulan Ramadhan .
Kenaikan harga tersebut terjadi sejak dua hari lalu, karena penjualan daging ayam ras meningkat," ujar pedagang daging ayam ras Pasar Baru Tanjungpinang, Topan, Kamis.
"Biasanya, dalam sehari hanya laku 50-80 kg, namun dalam pekan ini naik menjadi 130-150 kg," kata Topan.
Pedagang ayam ras di Pasar Baru Tanjungpinang belum dapat memastikan apakah harga daging ayam ras akan kembali naik atau bertahan pada harga Rp26.000/kg.
"Kami belum dapat memastikan apakah harga daging ayam ras akan turun setelah Idul Fitri atau tidak," katanya.
Untuk saat ini, kata dia, persediaan daging ayam ras cukup banyak. Dalam sehari rata-rata pedagang menyediakan 150-200 kg.
"Kami tidak dapat memastikan apakah persediaan ayam ras mencukupi hingga Idul Fitri, karena kebutuhan konsumen setiap hari meningkat," ungkapnya.
Topan mengatakan, sebagian pedagang ayam ras tidak lagi menjual daging ayam beku sejak persediaan ayam ras segar mencukupi. Namun jika pada puasa hingga Idul Fitri persediaan daging ayam ras segar tidak mencukupi, maka pedagang akan menjual kembali daging ayam beku agar dapat memenuhi permintaan konsumen.
"Sekitar tiga bulan lalu sebagian pedagang, termasuk saya, pernah menjual daging ayam beku yang harganya lebih murah Rp2.000 dibanding harga daging ayam ras segar. Namun itu hanya berlangsung sekitar satu bulan," ujarnya.
Hal senada dikatakan Hong Jiang, salah seorang pedagang daging ayam ras di Tanjungpinang. Kenaikan harga daging ayam ras tidak mempengaruhi tingkat penjualan.
"Kebutuhan ayam menjelang puasa terus meningkat. Kami berharap persediaannya mencukupi hingga Idul Fitri," kata Hong Jiang.
(ANT-NP/S016/Btm3)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
