Logo Header Antaranews Kepri

Poresta Tanjungpinang Antisipasi Peredaran Uang Palsu

Jumat, 19 Agustus 2011 20:25 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA News) - Kepolisian Kota Tanjungpinang , Kepulauan Riau, dalam Operasi Ketupat juga mengantisipasi peredaran uang palsu pada perayaan Idul Fitri 1432 H.

Peredaran uang palsu berpotensi kini terjadi karena penggunaan dan penukaran uang meningkat menjelang Idul Fitri, kata Kepala Bagian Operasional Polresta Tanjungpinang, Prasetyo R Purboyo, Jumat.

"Dalam beberapa tahun terakhir belum pernah terungkap peredaran uang palsu di Tanjungpinang. Meski demikian, kami tetap wajib mewaspadai agar tidak ada uang palsu beredar di daerah itu baik pada saat menjelang maupun setelah Lebaran," ujarnya.

Presetyo mengatakan, Polresta Tanjungpinang telah menggelar Operasi Ketupat jelang Idul Fitri. Beberapa aparat dalam operasi itu ditugaskan mengendus dan menangkap pelaku yang mengedarkan uang palsu.

Mereka mengenakan pakaian preman, dan bertugas di beberapa lokasi yang digunakan sebagai tempat jasa penukaran uang. Polisi juga menjaga seluruh anjungan tunai mandiri.

"Kami berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama pengguna jasa keuangan, yang dipastikan meningkat menjelang Idul Fitri," ungkapnya.

Warga masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika melihat atau mendapatkan informasi terkait peredaran uang palsu.

"Masyarakat diminta aktif memberi informasi jika menemukan atau mendengar informasi peredaran uang palsu," katanya.


Ciri-ciri pada uang asli antara lain adanya tanda air, tulisan terasa kasar, adanya gambar yang saling isi atau rectoverso, kode bagi tuna netra, benang pengaman, tinta OVI pada logo Bank Indonesia yang berubah warna jika dipandang dari sudut tertentu, tulisan mikro Bank Indonesia, nomor seri yang tidak simetris dan adanya gambar yang akan nampak di bawah sinar ultraviolet.

"Kami juga minta masyarakat berwaspada. Jangan sampai ditipu," katanya.


(ANT-NP/A013/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026