Logo Header Antaranews Kepri

Peserta KB MOW di Kepri Capai Target

Kamis, 6 Oktober 2011 20:09 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Pencapaian peserta baru program keluarga berencana dengan metode operasi wanita di Provinsi Kepulauan Riau selama Januari-Agustus 2011 memenuhi target walaupun di beberapa kota/kabupaten masih di bawah 100 persen.

"Walaupun target secara provinsi terpenuhi. Namun kami akan memaksimalkan target di kabupaten/kota agar semua mencapai 100 persen," kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau Sunarto di Batam, Kamis.

Menurut Sunarto, hingga Agustus 2011 ada tiga kota/kabupaten yaitu Kota Batam, Kabupaten Bintan dan Lingga yang target peserta baru dengan metode operasi wanita (MOW) melebihi 100 persen.

Kota Batam, kata Sunarto, jumlah peserta KB MOW baru mencapai 396 orang, melampaui target awal sebanyak 189 orang, atau sebesar 209,52 persen.

Jumlah peserta MOW baru Bintan ditargetkan 16 peserta, pencapaian hingga Agustus sebanyak 24 peserta (212,5 persen), sedangkan Lingga target awal delapan namun hingga Agustus sebanyak sembilan orang (112,50 persen).

"Target yang dibebankan BKKBN pusat minimal sama dengan 2010. Jadi target pencapaian tiap kota/kabupaten minimal harus sama dengan hasil 2010," tamabah dia.

Sunarto mengatakan empat kota/kabupaten lain yaitu Kota Tanjungpinang, Kabupaten Karimun, Natuna, dan Anambas hingga Agustus pencapaiannya masih di bawah 100 persen.

Berdasarkan data BKKBN Kepri, hingga Agustus jumlah peserta MOW baru Kota Tanjungpinang 14 dengan target 23 peserta (60 persen), Karimun 6 dengan pencapaian 5 (83 persen), Natuna 17 dengan pencapaian 9 (53 persen), dan Anambas yang hanya ditargetkan satu orang, hingga Agustus masih nihil.

"Hingga saat ini pencapaian Batam dan Bintan mampu menutupi kekurangan di daerah lain," kata dia.

Sementara itu, pencapaian peserta KB steril pria (metode operasi pria/MOP) di Kota Batam periode Januari-Agustus 2011 lebih dari dua kali lipat dari target.

"Tahun ini target peserta MOP Batam 25 orang, namun hingga Agustus mencapai 52 orang atau lebih dari 200 persen," kata Sunarto.

Menurut Sunarto, faktor yang mempengaruhi keberhasilan tersebut adalah tenaga medis di Batam yang memadai sehingga pria yang ingin menjalani MOP bisa dilayani dengan baik.

"Kesadaran masyarakat juga mulai meningkat sehingga banyak yang mau menjadi peserta KB MOP," tambah dia.

Namun, kata Sunarto, untuk kota/kabupaten jumlah peserta MOP-nya masih jauh di bawah target yang ditetapkan.

(pso-292/N002)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026