Logo Header Antaranews Kepri

Seribu Santri TPQ Karimun Diwisuda

Kamis, 13 Oktober 2011 18:59 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News)- Sebanyak 1005 santri Taman Pendidikan Alquran di Karimun diwisuda, Kamis.

Bupati Karimun Nurdin Basirun mengatakan wisuda para santri Taman Pendidikan Alquran (TPQ) se Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, merupakan bukti nyata yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun dalam rangka mewujudkan pembangunan berlandaskan iman dan takwa.

"Harapan kami pada para santri yang telah diwisuda untuk dapat bersikap dan menempatkan diri sebagai kader muda Islam dalam kehidupan bermasyarakat," ucapnya saat memberikan kata sambutan dalam acara Wisuda Santri di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karimun.

Nurdin Basirun mengatakan agar pembangunan yang berlandaskan iman dan taqwa bisa terwujud, persiapan harus dilakukan sejak dini.

Sebelumnya Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq, memaparkan pertumbuhan TPQ di Karimun, sangat pesat.

"Tahun 2006 jumlah TPQ di Kabupaten Karimun sebanyak 100 TPQ dengan jumlah santri sekitar 11 ribu dan jumlah guru sebanyak 260 orang. Pada tahun 2010, jumlah TPQ meningkat pesat yakni sekitar 260 TPQ, dengan jumlah guru sebanyak 1200 orang dan jumlah santri sekitar 22.156 orang," paparnya.

Menurut dia pertumbuhan pesat TPQ, menjadi bukti bahwa pembinaan akhlak generasi muda di Karimun mulai memperlihatkan hasil yang mengembirakan.

"Kondisi itu selaras dengan visi pembangunan Karimun lima tahun kedepan yang berlandaskan Iman dan Taqwa," katanya.

Pada kesempatan itu dia juga menuturkan wisuda santri merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun bersamaan dengan perayaan HUT Kabupaten Karimun.

"Jumlah santri yang diwisuda pada perayaan HUT Karimun yang ke 12, sekitar 1956 santri. 1005 santri yang diwisuda tadi baru berasal dari empat kecamatan yakni Kecamatan Karimun, Meral, Tebing dan Buru," ucapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan sebanyak 951 santri yang berasal dari lima kecamatan lainnya masing-masing Kundur, Kundur Barat dan Kundur Utara akan diwisuda di Kundur.

"Kemudian santri yang berasal dari Kecamatan Moro dan Durai akan diwisuda di Moro," jelasnya.

(HAM/M020)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026