Logo Header Antaranews Kepri

Kepri Susun Rencana Kerja Sama Selat Karimata

Selasa, 22 November 2011 19:02 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mulai menyusun rencana kerja sama Selat Karimata yang memiliki peran strategis dalam lalu lintas perdagangan dari Asia, Timur Tengah, Asia Timur hingga Australia.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Suhajar Diantoro di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan rencana kerja sama Selat Karimata harus segera disusun untuk menangkap peluang dari jalur pelayaran internasional itu.

"Posisi Selat Karimata merupakan pintu masuk perdagangan dunia, karena itu Kepri yang bersentuhan langsung harus menyusun rencana strategis untuk menangkap peluang itu," kata Suhajar.

Selain Kepri juga terdapat Provinsi Bangka Belitung, Jambi, dan Kalimantan Barat yang bersentuhan langsung dengan Selat Karimata.

Menurut Suhajar, diharapkan ada kerja sama antara Provinsi Bangka Belitung, Provinsi Jambi, Kalimantan Barat dan Provinsi Kepri untuk memanfaatkan peluang dari jalur pelayaran itu.

"Keempat provinsi harus bersatu menyusun dokumen perencanaan. Tidak bisa mengedepankan ego masing-masing wilayah," ujarnya.

Selat Karimata, menurut Suhajar, semakin penting mengingat pada 2015 ada rencana penyatuan negara-negara ASEAN. Dengan bersatunya negara-negara ASEAN, perdagangan lintas wilayah dengan negara-negera ASEAN semakin tinggi.

"Apabila konsep pengembangan Selat Karimata ini terlambat, kami tidak bisa memanfaatkan keunggulan jalur pelayaran strategis itu," kata Suhajar.

Selat Karimata merupakan selat yang menghubungkan Laut China Selatan dengan Laut Jawa. Letak selat ini berada antara Pulau Sumatera dan Kalimantan.(pso-029/N002)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026