
Kebakaran Pos Bloc Pasar Baru Jakarta diduga akibat korsleting

Jakarta (ANTARA) - Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal menyebut kebakaran Pos Bloc di Jalan Pos, Pasar Baru, Sawah Besar diduga akibat korsleting listrik.
"Operasional kiriman tidak terganggu karena terpisah dari gedung processing," kata Corporate Secretary dan ESG PT Pos Indonesia Tata Sugiarta saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa pagi.
Tata menjelaskan kebakaran terjadi pada area belakang Pos Bloc yang merupakan sebuah lokasi pertemuan dan kuliner dekat Kantor Pos Indonesia di Pasar Baru, Jakarta Pusat. Kebakaran pukul 00.30 WIB itu kemudian merambat ke bagian Masjid Al Bror Gedung Pos.
Kebakaran itu diduga bermula dari korsleting listrik di bagian pendingin (freezer) yang merembet ke tabung gas sehingga mengakibatkan ledakan pada salah satu dapur gerai kopi di Pos Bloc, kata Tata.
"Sempat terdengar dan terjadi ledakan kurang lebih sebanyak 3 kali," kata dia.
Karena kebakaran itu, kata Tata, Masjid Al Abror sementara tidak dapat digunakan.
"Kondisi pagi ini, seluruh (bagian) masjid tidak dapat digunakan untuk aktivitas shalat lima waktu," kata Tata.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kebakaran Pos Bloc Pasar Baru diduga akibat korsleting listrik
Pewarta : Siti Nurhaliza
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
