Logo Header Antaranews Kepri

Musda PAN Tanjungpinang Diduga Digembosi

Selasa, 28 Februari 2012 00:49 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Ketua Partai Amanat Nasional Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau Irsyadul Fauzi menyatakan, musyawarah daerah yang digelar baru-baru ini diduga digembosi oleh pihak tertentu.

"Kami menduga ada upaya pihak-pihak tertentu untuk mengacaukan Musyawarah Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Tanjungpinang," kata Irsyadul, yang juga mantan anggota DPRD Tanjungpinang, Senin.

Musda PAN Tanjungpinang dihentikan akibat kericuhan yang terjadi sebelum proses pemilihan ketua. Kubu Irsyadul Fauzi menolak calon ketua yang diumumkan Plt Ketua DPW PAN Kepri Asman Abnur karena nama Irsyadul dicoret sebagai salah seorang kandidat.

"Apa alasannya nama saya dicoret dan apa pula alasan pengurus DPP PAN memasukkan empat nama sebagai calon ketua yang akan berkompetisi di Musda PAN Tanjungpinang," ungkap Irsyadul.

Nama-nama yang direkomendasikan DPP PAN adalah Azwar Abdullah, Burhanuddin, Jamal Adi Susanto dan Firdaus. Sementara delapan nama lainnya, yaitu Irsyadul, Ifmaini Idris, Nillawati, Saiful, Dedi Irwandi, Bobby Dejong, Syaban Siregar dan Buana, yang diusulkan DPD PAN Tanjungpinang dicoret.

"Ada skenario dibalik musda ini," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda PAN Tanjungpinang Nillawati mengemukakan, keributan yang terjadi pada saat musda disebabkan sikap Asman Abnur.

Asman dinilai menganggap remeh Musda PAN Tanjungpinang karena dengan mudahnya mencoret nama-nama calon ketua yang diusulkan. Akibat pencoretan nama calon ketua tersebut, pendukung Irsyadul Fauzi mengamuk.

Tetapi jika pencoretan nama calon ketua tersebut memiliki landasan yang kuat, sesuai dengan peraturan organisasi partai, maka pendukung Irsyadul Fauzi pasti dapat menerimanya dengan lapang dada.

"Silahkan coret, tetapi harus dengan alasan yang jelas. Jangan asal coret nama-nama calon ketua yang diusulkan," ujarnya.

Ia mengungkapkan, permasalahan Musda PAN Tanjungpinang diduga karena adanya kepentingan dua kader PAN, masing-masing Jamal dan Burhanuddin, yang akan di-PAW (pergantian antarwaktu) berdasarkan keputusan DPP PAN tahun 2009.

"Jika Irsyadul yang memimpin PAN Tanjungpinang, maka kedua kader PAN itu akan di-PAW," ungkapnya.

(KR-NP/S023)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026