Logo Header Antaranews Kepri

Wali Murid Keluhkan Sumbangan SD 008 Batam

Senin, 16 April 2012 18:18 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Wali murid SD 008 Batu Besar Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau mengeluhkan iuran sumbangan rutin dan wajib di sekolah.

"Sumbangan diminta setiap hari, kalau tidak memberi anak kami dikucilkan," kata wali murid Mustofa di Batam, Senin.

Menurut dia, sumbangan memang diketahui Komite Sekolah untuk membangun panggung seni kreativitas. Nominal sumbangan pun dibebaskan pihak sekolah.

Namun ia menyayangkan perlakuan guru yang diskriminatrif kepada anak yang menyumbang sedikit.

"Semakin besar menyumbang, anak makin disayang," kata dia.

Anehnya lagi, kata dia, sekolah memberikan sertifikat untuk kelas yang memberikan sumbangan terbesar.

"Entah kebetulan atau tidak, yang ranking satu pun yang nyumbangnya besar," kata dia.

Di tempat terpisah, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan sumbangan diperbolehkan bila sesuai dengan persetujuan Komite Sekolah.

"Kalau disepakati komite tidak masalah," kata Wali Kota.

Namun, perlakuan diskriminatif kepada wali murid yang menyumbang sedikit tetap tidak boleh, kata Wali Kota.

"Jangan begitu dong, enggak bisa," kata dia.

Bila ketahuan ada pihak sekolah yang melakukan diskriminasi dan memungut sumbangan liar, maka Pemerintah Kota Batam akan memberikan sanksi.

Wali Kota meminta kepada seluruh warga yang dimintai pungutan liar oleh kepala sekolah, guru atau pengurus sekolah lainnya agar mengadu kepada Wali Kota atau Kepala Dinas Pendidikan Muslim Bidin.

Seharusnya, siswa SD tidak dikenakan biaya karena pemerintah telah menganggarkan dana APBD untuk pendidikan dasar.

Selain dari APBD, siswa SD juga mendapatkan bantuan operasional sekolah dari pemerintah pusat yang dananya digunakan untuk biaya opersional pendidikan.

Sebanyak 329 sekolah di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2012. Dari 329 sekolah tersebut, 135 di antaranya SD Negeri, 101 SD Swasta, 46 SMP Negeri dan 47 SMP Swasta.

Dana BOS yang disalurkan melalui sekolah pada 2012 naik dibanding sebelumnya. Pada 2011 dana BOS tingkat SD sebesar Rp400.000 dan pada 2012 meningkat menjadi Rp580.000.

(Y011/E001)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026