
Umat Kristiani Dunia Doakan Indonesia melalui WPA

Batam (ANTARA Kepri) - Umat kristiani seluruh dunia bergabung dalam World Prayer Assembly mendoakan keselamatan Indonesia.
"WPA diadakan serentak di 373 kota kabupaten se-Indonesia untuk mendoakan keselamatan bangsa," kata Ketua Panitia bidang Mobilisasi Massa WPA Batam Yudhy Sanjaya di Batam, Minggu.
Ia mengatakan sekitar 7.000 Umat Kristen dari 200 negara di dunia bergabung untuk mendoakan Indonesia.
WPA dipusatkan di Gelora Bung Karno. Dan Batam adalah satu dari beberapa penyelenggara terbesar di antara 373 kota kabupaten.
"Batam termasuk yang terbesar karena kondisinya memungkinkan," kata dia.
Di Batam, WPA diselenggarakan di lapangan parkir Stadion Tumenggung Abdul Djamal pada Kamis, 17 Mei 2012 bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih.
Doa bersama Kristen dan Katolik yang bertema "New Wafe is Coming" dibagi dalam tiga bagian, yaitu anak-anak, remaja dan dewasa.
Khusus Batam, kata dia, jamaah remaja akan berdoa agar para remaja dijauhkan dari candu game on line, kebut-kebutan dan zina.
"Ini khusus Batam karena kebut-kebutan, game on line sedang melanda sampai anak-anak lupa makan," kata dia.
Pada bagian dewasa Umat Kristiani mendoakan agar pejabat pemerintah kota Batam dihindarkan dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
"Panitia menargetkan sekitar 50.000 orang lebih yang akan mengikuti WPA," kata dia.
Koordinator Transportasi Setya Budi mengatakan panitia menyiapkan transportasi pada jamaah.
"Ada 300 sampai 400 carry dan 10 bus yang kami siapkan untuk membawa peserta ke tempat acara," kata dia.
Bus disiapkan di Tanjungpiayu, Batu aji, Sekupang, Bengkong, Nongsa, Nagoya, Jodoh dan Batu Ampar.
"Angkutan ini gratis," kata Setya.
WPA merupakan yang pertama kali di Indonesia dan yang kedua di dunia.
Sebelumnya, pada 1984, umat Kristen berkumpul di Korea Selatan untuk WPA. Saat itu Korea Selatan dalam masa keterpurukan.
Menurut Setya, doa bersama umat Kristiani yang membawa Korea pada masa jayanya sekarang.
"Seperti bisa kita lihat sekarang, Korea Selatan berkembang pesat semenjak WPA," kata dia.
Ia mengatakan harapan WPA di Indonesia juga membawakan kebaikan yang sama bagi negeri.
Menurut dia, saat hendak digulirkan, banyak negara ingin WPA diselenggarakan di masing-masing negara. Namun, akhirnya diputuskan WPA diadakan di Indonesia.
"Menurut rohani, Indonesia adalah lokasi yang baik," kata dia.
Di samping itu, Indonesia juga mengalami banyak musibah, sehingga patut dijadikan fokus doa. (Y011/N001)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
