
Survei: Lis Darmansyah Raih Dukungan Terbanyak

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Hasil survei Pusat Kajian Komunikasi dan Politik Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi IGA dan Lingkaran Survei Indonesia menempatkan Lis Darmansyah sebagai bakal calon wali kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang terbanyak mendapat dukungan dari responden.
"Lis Darmansyah di posisi pertama dengan hasil survei 30,9 persen," kata Direktur PKKP Stikom IGA Tanjungpinang, Pramono, di kantornya, Kamis.
Hasil survei oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) atas permintaan Partai Golkar untuk kepentingan penjaringan bakal calon yang layak diusung ke Pilkada Tanjungpinang tahun 2012 juga menunjukkan Lis Darmansyah menempati urutan pertama.
Akan tetapi, hasil survei itu tidak diumumkan ke publik, meski beberapa fungsionaris Golkar mengakui Lis mendapat dukungan tertinggi berdasarkan hasil survei LSI.
"Survei yang dilakukan LSI lebih dahulu dibanding kami. Untuk periode survei yang kami lakukan dimulai 7-20 Mei 2012," kata Pramono.
Jika Pilkada Tanjungpinang dilakukan hari ini, maka kemungkinan besar Lis Darmansyah yang diusung PDIP akan keluar sebagai pemenang.
"Dalam survei itu kami memakai metode random proporsional sampling dengan responden sebanyak 486 orang yang tersebar merata di empat kecamatan di Kota Tanjungpinang, dengan margin error 4,4 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen," ungkapnya.
Peringkat berdasarkan hasil survei tersebut meliputi Lis Darmansyah memperoleh dukungan 30,9 persen, sedangkan urutan selanjutnya ditempati Maya Suryanti dengan persentase 17,3 persen, Husnizar Hood 9,3 persen, Rudy Chua 1,4 persen, Bobby Jayanto 1 persen, sementara Syamsul Bahrum dan Azhar masing-masing 0,2 persen.
"Sementara yang belum menentukan pilihannya atau rahasia sebanyak 37,7 persen," kata Pramono.
Lis Darmansyah yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kepri merupakan satu-satunya kader internal DPW PDIP Kepri. PDIP Tanjungpinang telah calon pendamping Lis yaitu Syahrul dan Riono ke DPP PDIP. (KR-NP/A013)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
