
Kembudpar Targetkan ASEAN Jazz Serap 500 Wisman

Batam (ANTARA Kepri) - Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata menargetkan ASEAN Jazz Festival pada 22-23 Juni 2012 di Batam, Kepulauan Riau, mampu menyerap 500 orang wisatawan mancanegara.
"Targetnya 300 sampai 500 wisman dari Malaysia dan Singapura menyaksikan festival itu," kata Kepala Sub Direktorat Promosi Wilayah I Direktorat Pemasaran Dalam Negeri Ditjen Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Raseno di Batam, Sabtu.
Ia mengatakan kementerian bekerja sama dengan asosiasi travel mempromosikan ASEAN Jazz Festival di berbagai lokasi di luar negeri, antara lain di pelabuhan Singapura.
Perusahaan tur dan travel juga menjual paket liburan menonton ASEAN Jazz Festival, kata dia.
Raseno mengharapkan ASEAN Jazz Festival dapat mendorong kunjungan wisatawan ke Batam.
"Untuk Kepri ditargetkan 2 juta wisatawan mancanegara tahun ini," kata dia.
Director of Art ASEAN Jazz Festival Dwiki Dharmawan di Batam mengatakan 10 musisi jazz akan meramaikan festival tahun ini.
Mereka adalah Erik Hargrove asal Amerika, Nathasa Pattamapongs dan Arnat Lamwongsrikul asal Thailand, Jerry De Leon asal Filipina, Steve Thornton asal Malaysia, Jeremy Tordjman dari Prancis, Kamal Musallam dari Uni Emirat Arab), Carlos Kamil dari Bogota Kolombia serta Ian Iron dari Inggris.
"Sebenarnya masih banyak musisi mancanegara yang ingin ikut serta, namun waktu dan tempat kami terbatas," kata Dwiki.
Selain musisi mancanegara, artis Indonesia seperti Tri Utami, Barry Likumahua dan Andien juga direncanakan meramaikan pagelaran tahunan di Batam itu.
Menurut Dwiki, musisi Indonesia dan asing akan berkolaborasi dalam beberapa tampilan.
"Sejumlah jazzer Indonesia akan berkolaborasi dengan jazzer asing," kata Dwiki.
ASEAN Jazz Festival kelima kali itu juga akan menampilkan berbagai musik daerah yang dikemas dalam balutan jazz.
Dari Jawa Barat, Dwiki mencoba mengawinkan angklung dengan jazz. Dari Minang, akan hadir alat musik tradisional yang membaur rasa jazz.
"Jadi ada jaz rasa Minang dan angklung," kata dia. (Y011/A013)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
