Logo Header Antaranews Kepri

Warga Penarah Karimun Minta Perbaikan Jalan Desa

Sabtu, 23 Juni 2012 08:47 WIB
Image Print
Sebagian ruas jalan Desa Penarah, Kundur, Utara, Pulau, Belat, Kabupaten Karimun yang rusak dan butuh perbaikan (kepri.antaranews.com/Rusdianto)

Karimun (ANTARA Kepri) - Warga masyarakat Desa Penarah, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau berharap jalan utama di tempat mereka yang sudah lama rusak berat, segera diperbaiki.

"Jalan utama desa rusak berat karena sudah tua. Itu pun bukan dilapisi aspal, tapi hanya disemenisasi," kata Ahmad, warga Penarah di sela-sela kunjungan Bupati Karimun di Penarah, Jumat.

Jalan desa selebar sekitar 3 meter dan panjang 500 meter penuh dengan lubang dan dipenuhi kerikil yang merupakan material semenisasi.

Sebagian ruas jalan hanya tinggal tanah yang menimbulkan debu saat panas dan becek kala hujan.

"Kami minta jalan itu diperlebar dan diaspal, bukan dicor seperti yang telah lalu, perbaikan mulai dari pelabuhan desa hingga ke desa tetangga," kata dia.

Atan, warga lain mengatakan jalan semen yang berbatu-batu itu merupakan proyek semeninasi dengan dana kompensasi BBM pada 2002.

"Sejak disemen belum pernah diperbaiki," kata dia.

Jalan tersebut, kata dia, dapat membahayakan pengendara karena dipenuhi kerikil, terutama pada ruas jalan mendaki persis di tikungan SD di samping kantor kepala desa.

"Motor bisa selip karena kerikil," ucapnya.

Dia juga mengharapkan jalan penghubung menuju tiga desa lain di pulau itu, juga diaspal dan diperlebar.

"Jalan menuju desa lain masih jalan tanah bahkan sebagian jalan setapak yang hanya bisa dilewati sepeda motor. Contohnya jalan menuju Sebele sepanjang hampir dua kilometer yang hanya jalan setapak, kalau hujan berlumpur dan panas dipenuhi debu," katanya.

Jarak tempuh menuju Sebele, kata dia, menjadi lebih lama dan sulit dilalui saat musim hujan karena sebagian ruas jalan kebanjiran.

"Jarak tempuh sekarang sekitar 20 menit, tapi kalau diaspal lebih cepat mungkin bisa 10 menit," kata dia.

Bupati Karimun Nurdin Basirun mengaku prihatin dengan kondisi jalan desa yang rusak berat.

"Kondisi jalan yang rusak itu memang membahayakan pengendara. Karena itu saya membawa Kepala Bappeda ke sini agar jalan tersebut segera diperbaiki," kata Nurdin yang berkunjung untuk menghadiri peringatan Israk Mikraj dan syukuran atas prestasi dua putra-putri Penarah dalam MTQ tingkat nasional di Ambon pada 8-19 Juni ini.

Desa Penarah merupakan satu dari empat desa di Pulau Belat yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Kundur Utara.

Jarak tempuh dari Tanjung Balai Karimun menuju desa itu jika menumpang pompong (kapal rakyat bermesin tempel) sekitar satu jam, sedangkan kapal cepat sekitar 25 menit.

Jumlah penduduk di desa sebanyak 1.572 jiwa dengan 420 kepala keluarga dengan pekerjaan mayoritas petani karet dan sagu. (KR-RDT/H-KWR)

Editor: Kaswir



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026