Logo Header Antaranews Kepri

Komisi B Minta Pengawasan Sembako Diperketat

Kamis, 19 Juli 2012 23:29 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA Kepri) - Komisi B DPRD Karimun, Provinsi Kepulauan Riau meminta dinas dan instansi terkait memperketat pengawasan sembilan kebutuhan pokok untuk mengantisipasi ulah para spekulan yang berupaya menaikkan harga menjelang Ramadhan 1433 Hijriyah/2012.

"Kami meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan memperketat pengawasan untuk mengantisipasi kenaikan harga akibat ulah para spekulan," kata Ketua Komisi B DPRD Karimun Jhon Abrison di Tanjung Balai Karimun, Kamis.

Jhon Abrison mengatakan pegawasan harus dilakukan dengan memantau harga kebutuhan pokok di pasar secara rutin agar tidak terjadi kenaikan harga di luar batas kewajaran.

"Kenaikan harga memang sering terjadi terutama menjelang Puasa dan Lebaran. Tapi, kenaikan itu harus sesuai dengan mekanisme pasar, bukan tindakan semena-mena para spekulan yang ingin mencari keuntungan besar," ucapnya.

Menurut dia, dinas terkait harus melakukan langkah antisipasi guna mencegah kelangkaan yang berdampak pada kenaikan harga, seperti ketersediaan sembako di gudang-gudang distributor serta memastikan jalur pendistribusian lancar.

"Tersendatnya jalur distribusi biasanya menjadi penyebab utama kenaikan harga, apalagi pasokan sayur-mayur harus menggunakan kapal laut. Kami meminta dinas terkait memastikan kapal-kapal sembako berlayar seperti biasa, dan terpenting pasokan harus ditambah mengingat kebutuhan menjelang Lebaran dipastikan akan meningkat," tuturnya.

Dia mengatakan Komisi B akan membahas rencana melakukan inspeksi ke pasar untuk memastikan ketersediaan sembako yang cukup dan harga yang normal.

"Kami akan bicarakan rencana sidak dengan teman-teman di Komisi B dalam waktu dekat," tambahnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Tanjung Balai Karimun mulai mengalami kenaikan, di antaranya harga beras baik kualitas rendah, sedang maupun bagus yang mengalami kenaikan pada kisaran Rp1.000-Rp2.000. Harga telur juga naik dari Rp30.000 menjadi Rp32.000 per papan isi 30 butir.

Sedangkan harga sayur-mayur seperti cabai dan lainnya masih normal. (KR-RDT/B012)

Editor: Biqwanto Situmorang



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026