Logo Header Antaranews Kepri

Perusda Genjot Investor Masuk Natuna

Rabu, 29 Agustus 2012 13:00 WIB
Image Print

Tanjung (ANTARA Kepri) - Direktur Keuangan Perusahaan Daerah Natuna, Bukhari mengatakan saat ini pihaknya gencar melakukan upaya-upaya menggenjot masuknya investor ke Natuna, salah satunya di bidang transportasi udara.

"Perusda ingin investor masuk ke Natuna, dan untuk itu perusda melakukan upaya-upaya yang mendukung agar investor menanamkan modalnya ke Natuna," katanya di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu.

Ia mengatakan bidang yang kali ini menjadi fokus Perusda Natuna adalah bidang transportasi udara. "Kita ingin pesawat Boeing tetap masuk ke Natuna," katanya.

Saat ini, menurut dia, pesawat Boeing 737 seri 300 milik Sky Aviation yang baru diluncurkan di Natuna beberapa waktu lalu dan melayani rute Natuna-Batam-Pekanbaru-Jakarta, harus tetap dipertahankan.

"Untuk itu pihaknya akan membahas dengan pemkab Natuna agar pesawat ini tetap kontinu beroperasi di Natuna, salah satunya untuk menggenjot investor masuk ke Natuna," katanya.

Dia belum tahu apakah nanti ada semacam kerja sama dengan pihak Sky Aviation. "Secepatnya kami akan membahas hal tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perusda Natuna, Kartubi mengaku sudah mengantongi draf MoU PT. Sarana Citra Nusa (SCN) yang tertarik untuk berinvestasi dengan mengembangkan sebuah kawasan industri yang menunjang logistik perusahaan migas.

Dia mengatakan langkah pihaknya semakin terbuka dengan sudah disahkannya Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Jumat lalu oleh DPRD Natuna.

"Kami akan bersama-sama pemkab Natuna dan pihak terkait untuk mempelajari MoU yang ditawarkan," kata Kartubi yang dilantik 9 Agustus lalu.

Selanjutnya, setelah dilakukan MoU sekitar pertengahan September, pihak perusahaan kawasan indutri migas tersebut akan melakukan survei.

"Apalagi dengan disahkannya RTRW ini kita sudah bisa menjual Natuna agar investor melirik Natuna dan berminat menanamkan investasinya di Natuna," ujar dirut yang memiliki latar belakang ekonomi ini.

Saat ini, menurut dia, Natuna sudah dilirik oleh perusahaan penyedia logistik migas tersebut yang di dalam RTRW sudah diplot di Pengadah ke Teluk Buton. (RST/M008)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026