Logo Header Antaranews Kepri

Wali Kota Batam Dinilai Abaikan e-KTP

Rabu, 29 Agustus 2012 13:55 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Wali Kota Batam Kepulauan Riau Ahmad Dahlan dinilai mengabaikan, proses perekaman KTP elektronik karena baru melaksanakan rekam data setelah program itu berjalan tiga bulan.

"Wali Kota tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, sudah tiga bulan program berjalan tapi baru sekarang dia rekam data," kata pengamat kebijakan publik, Tain Komari di Batam, Rabu.

Seharusnya, kata dia, sebagai kepala daerah, Wali Kota ikut menyukseskan e-KTP dengan memberi contoh rekam data e-KTP kepada masyarakat.

Menurut dia, rekam data yang dilakukan Ahmad Dahlan pada Selasa (28/8) malam sudah terlambat untuk pejabat. Semestinya Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota Batam menjadi orang-orang pertama yang melakukan perekaman data.

Apalagi, kata dia, rekam e-KTP tidak menghabiskan waktu yang panjang, sehingga tidak mengganggu aktivitas kepala daerah yang padat.

Ia mengatakan lambannya proses perekaman data e-KTP di Batam merupakan pengaruh dari tidak adanya contoh yang baik dari Wali Kota.

"Sekarang baru 30-persenan. Padahal sudah mendekati batas waktu," kata dia.

Imbauan Wali Kota agar masyarakat segera merekam data juga terkesan sia-sia, kata Tain, karena wali kota secara praktik belum melakukan rekam e-KTP.

"Bagaimana imbauannya sampai, dia sendiri belum melakukan," kata dia.

Wali Kota Batam Ahmad Dahlan melakukan rekam baru melakukan perekaman data KTP elektronik di Kecamatan Sekupang, Selasa (28/8) malam.

Wali Kota yang didampingi istri dan tiga anaknya mengatakan baru mengurus e-KTP karena mencari waktu untuk melakukannya bersama seluruh keluarga mengingat tiga anaknya berada di luar kota, maka perekaman terpaksa dilakukan beberapa lama setelah program berjalan.

Sementara itu, hingga Senin (27/8), perekaman e-KTP Batam mencapai sekitar 34 persen dari wajib e-KTP Batam.

"Sampai 27 Agustus total warga yang merekam 245.086 orang," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata.

Dari 12 kecamatan di Batam, Kecamatan Batam Kota sudah merekam 30.863 orang, Lubuk Baja 26.360 orang, Sagulung 32.932 orang, Batuaji 26.251 orang.

Kemudian, Kecamatan Sei Beduk sebanyak 22.024 orang, Sekupang sebanyak 25.348 orang, Bengkong sebanyak 24.188 orang, Batuampar 18.051 orang, Nongsa sebanyak 17.048 orang.

Sementara tiga kecamatan yang berada di pesisir yaitu Galang mencapai 8.149 orang, Belakangpadang 8.572 orang, dan Bulang 5.300 orang. (Y011/Y008)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026