
Disnaker catat 44,8 persen pencari kerja di Batam sudah dapat pekerjaan

Batam (ANTARA) - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mencatat dari 15.886 pencari kerja terdaftar sebanyak 7.119 orang telah mendapatkan pekerjaan atau setara dengan 44,8 persen pada triwulan II tahun 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnaker Batam Nurul Iswahyuni menjelaskan penempatan kerja tersebut berasal dari 9.210 lowongan kerja yang terdata secara resmi melalui administrasi dinas tersebut.
“Dari 9.210 lowongan yang tersedia, tingkat penempatan mencapai 77,3 persen. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar kebutuhan tenaga kerja yang dilaporkan telah berhasil terpenuhi,” katanya saat dihubungi di Batam, Senin.
Jumlah pencari kerja yang masuk per bulan pun cukup fluktuatif. Dengan rincian, pada Januari sebanyak 1.787 orang, Februari 2.774 orang, Maret 1.540 orang, April 2.107 orang, Mei 4.231 orang, dan Juni sebanyak 3.447 orang.
Sementara itu Disnaker Batam juga terus mendorong digitalisasi layanan ketenagakerjaan melalui aplikasi Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Simnaker), yang menjembatani antara perusahaan yang memiliki lowongan kerja dengan pencari kerja.
Aplikasi ini memungkinkan perusahaan melaporkan lowongan kerja dan penempatan tenaga kerja secara daring, serta memberikan akses informasi yang lebih cepat dan akurat kepada para pencari kerja.
Baca juga: DKPP Batam mulai salurkan 5,8 ton pupuk subsidi NPK untuk para petani
“Sejak Maret 2024 hingga Juni 2025 sudah ada 13.637 pencari kerja yang menggunakan aplikasi Simnaker. Sementara jumlah perusahaan yang terdaftar sebanyak 274, meningkat dari 242 perusahaan pada Februari lalu,” kata dia.
Peningkatan ini menunjukkan efektivitas sosialisasi masif yang dilakukan Disnaker Batam terkait penggunaan aplikasi Simnaker. Jumlah pencari kerja yang menjadi pengguna aplikasi juga meningkat lebih dari dua kali lipat dari Februari hingga Juni.
Jumlah pencari kerja pada tahun 2024 tercatat sebanyak 13.085 orang. Hal tersebut menunjukkan lowongan kerja di Batam tetap tinggi, terutama dengan pertumbuhan sektor industri.
“Untuk tahun ini kami targetkan 18 ribu penempatan dan 20 ribu lowongan yang masuk di sistem kami,” kata Nurul Iswahyuni.
Ke depan, lanjutnya, Disnaker Batam menargetkan peningkatan layanan penempatan kerja berbasis digital agar bisa menjangkau lebih banyak masyarakat.
Baca juga: PT Timah restocking 3.800 kepiting di Karimun
Baca juga: Polresta Tanjungpinang buat sarana aduan para korban mafia tanah
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
