
PKS Kepri Lolos Verifikasi KPU

Batam (ANTARA Kepri) - Partai Keadilan Sejahtera Kepulauan Riau lolos verifikasi faktual pertama oleh Komisi Pemilihan Umum Kepri untuk menjadi peserta Pemilu 2014.
"Dari verifikasi faktual tersebut, PKS Kepri dinyatakan lolos 100 persen tanpa catatan," kata Ketua Dewan Pengurus Wilayah PKS Kepri Abdul Rahman di Batam, Senin.
Verifikasi dilakukan di kantor DPW PKS Kepri di Tanjungpinang, Sabtu (3/5).
"Setelah selesai penyerahan berita acara. Dan hasilnya tidak ditemukan kekurangan. PKS lolos verifikasi faktual 100 persen," kata dia melanjutkan.
Menurut dia, sebenarnya persiapan yang dilakukan partai dakwah itu terbilang sedikit, karena waktu yang diberikan sempit.
"Namun dengan kesungguhan, kami dari PKS Kepri bisa lolos verifikasi faktual," kata dia.
Verifikasi faktual di antaranya terdiri dari pengecekan kantor, sekretaris, ketua dan bendahara serta keterwakilan perempuan.
Sementara itu, sejumlah partai calon peserta Pemilu 2014 yang lulus verifikasi administrasi belum memenuhi persyaratan 30 persen keterwakilan perempuan, kata Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau Razaki Persada.
"Secara administrasi, rata-rata partai mencantumkan nama pengurus harian dari kalangan perempuan lebih dari 30 persen, namun pada saat verifikasi faktual di sekretariat partai tersebut, ternyata tidak mencapai 30 persen. Namun, partainya belum dapat kami beberkan hingga berakhir tahapan perbaikan persyaratan," katanya.
Menurut dia, pengurus partai memberi alasan klasik kenapa pengurus harian dari kalangan perempuan tidak hadir pada saat verifikasi faktual di sekretariatnya.
Partai beralasan pengurus dari kalangan perempuan tidak dapat hadir pada saat verifikasi lantaran mengurus anaknya.
"Ada yang beralasan mengantarkan anak-anaknya ke sekolah, menyusui dan lainnya, sehingga tidak dapat hadir saat verifikasi faktual. Kami tidak dapat menerima alasan apapun, karena ketika verifikasi faktual dilaksanakan, harus sesuai dengan hasil verifikasi administrasi," kata Razaki.
Partai calon peserta Pemilu 2014 adalah Partai Nasional Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Bulan Bintang, Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Amanat Nasional, Partai Golongan Karya, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrasi Pembaruan, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru, Partai Peduli Rakyat Nasional dan Partai Persatuan Nasional. (ANTARA)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
