
Sampah Batam Dikelola jadi Energi

Batam (ANTARA Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau berencana mengelola sampah menjadi energi.
"Dalam kajian terakhir, sampah dikelola menjadi 'waste energi'," kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam, Sulaeman Nababan di Batam, Rabu.
Pemerintah Kota Batam bersama Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional bersama mitranya PT SMI berencana mengelola sampah di Batam dengan menggandeng penanam modal asing.
Tim pengkaji dari PT SMI, mengajukan beberapa rencana pengelolaan limbah, kata dia, di antaranya "land fill" dan "waste energi".
Menurut dia, pengelolaan energi limbah yang paling efektif karena mampu bertahan selama 32 tahun. Sedangkan "land feel" hanya selama enam hingga sembilan tahun.
Mengenai pengelolaan limbah, ia mengatakan, menunggu proses penawaran penanam modal. Rencananya, tender dilakukan Maret sampai Juni 2013.
Kota Batam menghasilkan 460 ton sampah domestik setiap hari. Ia mengatakan volume itu cukup untuk dijadikan energi limbah.
Di tempat yang sama, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan pengelolaan sampah oleh swasta bisa dilaksanakan 2014.
Wali Kota menyatakan, ada lima perusahaan asing yang menyatakan tertarik menangani sampah.
Dalam "market sounding" beberapa waktu lalu Perusahaan Korea Dongbu Corporation tertarik mengelola limbah.
"Kami tertarik dengan yang pengelolaan limbah di Batam, sedang dua lain tidak," kata General Manager Perwakilan Dongbu Corporation Jun-Ho Seok.
Seok mengatakan, perusahaannya tertarik dengan rencana pengelolaan limbah yang dipaparkan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan. Hanya saja, kata dia, tidak ada pemaparan yang konkrit mengenai proyek itu.
Deputi Perencanaan Investasi BKPM, Tamba Hutapea mengatakan, proyek Batam Solid Waste Management dilakukan sejak 2006 dan saat ini telah masuk tahap persiapan akhir.
Proyek ini mencakup pengolahan limbah dari awal hingga transportasi, pemprosesan, dan pemungutan tarif dengan volume limbah yang akan dikelola sekitar 1.200 sampai 1.300 ton per hari. (ANTARA)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
