Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Karimun Siapkan Rp2 Miliar Pendamping PNPM

Rabu, 26 Desember 2012 21:47 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA Kepri) - Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menyiapkan Rp2 miliar dana pendamping Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Terintegrasi pada 2013.

"Anggarannya sudah disetujui DPRD Karimun untuk pelaksanaan PNPM Mandiri Terintegrasi di enam kecamatan," kata koordinator PNPM Mandiri Terintegrasi Kabupaten Karimun Heru Setiabudi di Tanjung Balai Karimun, Rabu.

Menurut Heru Setiabudi, anggaran tersebut sedikit menurun dibandingkan 2012 yang mencapai Rp2,5 miliar.

"Besar kecilnya anggaran disesuaikan dengan pembangunan yang diusulkan masyarakat," katanya.

Enam kecamatan yang mendapat anggaran tersebut jelas Heru, yaitu Kecamatan Meral terdiri atas Kelurahan Pasir Panjang sebesar Rp200 juta untuk pembangunan gedung serba guna dan Desa Pangke untuk pembuatan drainase senilai Rp100 juta.

Kecamatan Buru di Kelurahan Lubuk Puding untuk pembuatan tanggul dan normalisasi saluran senilai Rp300 juta.

Kecamatan Kundur untuk pembuatan drainase senilai Rp150 juta di Kelurahan Tanjungbatu Barat dan pembuatan "box culvert" senilai Rp80 juta di Tanjungbatu Kota.

Desa Sebele Kecamatan Kundur Utara untuk pembangunan dinding penahan tanah senilai Rp270 juta.

Kecamatan Moro untuk pembangunan rabat beton senilai Rp300 juta di Desa Keban dan pembangunan batu miring senilai Rp300 juta di Desa Jang.

Selanjutnya untuk pembangunan tambatan perahu (lanjutan) senilai Rp300 juta di Desa Tanjung Kilang Kecamatan Durai.

"Sesuai pola PNPM, teknis pengerjaannya menerapkan sistem swakelola melalui kelompok masyarakat dengan didampingi unit pengelola kegiatan tingkat kecamatan dan tim pelaksana kegiatan tingkat kelurahan/desa," katanya.

Menurut dia, PNPM Mandiri Terintegrasi merupakan salah satu program penanggulangan kemiskinan yang efektif karena diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat.

"Anggaran dari pemerintah daerah itu merupakan dana pendamping APBN, besarnya minimal 5 persen dari seluruh pagu anggaran dari pusat. Kami tidak ingat berapa total anggaran keseluruhannya," ucapnya.

Dia menambahkan PNPM Mandiri Terintegrasi yang merupakan perpaduan PNPM pedesaan dan perkotaan cukup sukses dalam mendukung pembangunan yang dibangun melalui sistem proyek.

"PNPM Mandiri Terintegrasi diluncurkan pusat pada 2011. Berdasarkan evaluasi, program ini cukup efektif dalam membangun sarana infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat," kata dia.(*)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026