
Pemkab Natuna tata aset di wilayah strategis untuk mendongkrak PAD

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau menata sejumlah aset daerah di beberapa lokasi strategis sebagai langkah penting untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Wakil Bupati Natuna Jarmin di Natuna, Sabtu, mengatakan beberapa kawasan yang sedang ditata, antara lain Pantai Piwang dan Batu Kapal di Kecamatan Bunguran Timur.
Kedua tempat itu, kata dia, dianggap memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik, baik dari sisi pariwisata maupun pemanfaatan lahan, karena berada di pusat ibu kota kabupaten.
“Pantai Piwang sedang kita siapkan untuk menjadi kawasan terbuka hijau dengan sarana dan prasarana pendukung, termasuk nantinya ada tempat kuliner. Aset-aset milik pemda ini kita tata, selain untuk memperindah daerah, juga untuk meningkatkan PAD,” kata dia.
Baca juga: Kapolda Kepri dukung pembagian kewenangan proses pidana dalam RUU KUHAP
Dia menjelaskan saat ini penataan Pantai Piwang masih berada pada tahap penyusunan detail engineering design (DED). DED merupakan rancangan teknis yang lebih rinci, sehingga pembangunan nantinya dapat berjalan sesuai perencanaan.
Meski kawasan tersebut akan dikembangkan, Pemkab Natuna tetap memberi ruang bagi para pedagang kecil untuk berjualan sementara waktu.
“Silakan masyarakat tetap berjualan. Saat ini kita masih dalam tahap penyusunan DED, jadi belum ada pembatasan. Anggaran untuk penyusunan DED juga sudah dialokasikan melalui APBD Natuna,” ujar dia.
Untuk lahan di Batu Kapal, sebelumnya sempat disewakan oleh perusahaan daerah (perusda) kepada warga untuk dijadikan tempat berjualan.
Namun, karena pemerintah memiliki rencana jangka panjang untuk menata kawasan tersebut, maka lahan saat ini dialihkan fungsinya dan yang tinggal di tempat itu dalam proses penertiban.
Baca juga: Lima wilayah di Kepri dipradiksi hujan hari ini
Pemkab Natuna berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah dengan pengelolaan secara produktif dan berkelanjutan.
Penataan aset strategis seperti Pantai Piwang dan Batu Kapal diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Kita ingin kawasan Batu Kapal benar-benar tertata rapi dan memiliki nilai manfaat lebih besar bagi daerah. Dengan begitu, aset ini bisa mendukung peningkatan PAD sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ucap Jarmin.
Baca juga:
Gebyar Pajak PKB Kepri berhadiah umrah dan paket wisata
Pelaku usaha mikro Kepri antusias ikuti talkshow GMP bertajuk "UMKM Ekspor"
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
