Logo Header Antaranews Kepri

2012 Tidak Ada Perusahaan Hengkang

Minggu, 30 Desember 2012 17:14 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Batam, Kepulauan Riau, memastikan selama 2012 tidak ada perusahaan yang hengkang dari kawasan tersebut.

"Hingga akhir 2012 tidak ada laporan perusahaan yang henkang keluar dari Batam," kata Direktur Pelayanan Terpadu satu Pintu dan Humas (PTSP dan Humas) Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dwi Djoko Wiwoho, di Batam, Sabtu.

Meski beberapa waktu terakhir banyak perusahaan yang merasa keberatan dengan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Batam 2013 dari Rp1,4 juta menjadi Rp2,04 juta namun hingga akhir tahun tidak ada laporan yang menyatakan kepindahan perusahaan dari Batam.

"Pada tahun ini memang ada beberapa perusahaan yang tutup. Namun bukan henkang dari Batam. Mereka tutup karena produk yang dihasilkan sudah tidak banyak dibutuhkan," kata dia.

Djoko tidak merinci jumlah perusahaan yang tutup pada 2012. Ia mengatakan, secara keseluruhan kondisi investasi di Batam tetap kondusif meski terjadi kenaikan UMK yang cukup tinggi.

Senada dengan BP Batam, Badan Penanaman Modal Daerah Kota Batam juga menyatakan tidak ada perusahaan yang keluar wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam sepanjang 2012.

"Pada 2012 ini, tidak ada perusahaan yang keluar," kata Kepala BPMD Kota Batam Gustian Riau.

Sebaliknya, kata dia, investasi di kota industri meningkat selama 2012. Namun, ia enggan menyebutkan angka penambahan investasi.

Pemerintah Kota Batam bersinergi bersama Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam mengupayakan memberikan pelayanan yang cepat dan tidak berbelit-belit kepada penanam modal.

Menurut dia, pertumbuhan Penanam Modal Dalam Negeri dan Penanam Modal Asing sama-sama baiknya.

Setiap bulan, rata-rata ada 30 pengurusan izin penanaman modal baru baik PMDN maupun PMA di Pelayanan Terpadu Satu Atap Batam.

Terakhir, kata dia, perusahaan asal Slowakia berkomitmen menanamkan modal di Batam. (ANTARA)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026