Logo Header Antaranews Kepri

Kebutuhan anggaran pembangunan rusun ASN di Kepri Rp30 miliar

Kamis, 28 Agustus 2025 17:45 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kepri Said Nursyahdu. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyampaikan kebutuhan anggaran pembangunan rumah susun aparatur sipil negara atau rusun ASN di daerah itu mencapai Rp30 miliar.

Kepala Disperkim Kepri Said Nursyahdu di Kota Tanjungpinang, Kamis, mengatakan proyek strategis tersebut diusulkan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI pada tahun 2025.

"Usulan kami sudah ditampung Kementerian PKP, mudah-mudahan dapat direalisasikan melalui sumber pendanaan APBN tahun anggaran 2026," kata Said.

Ia menyebut usulan pembangunan rusun ASN tersebut berada di kawasan pusat Pemerintahan Provinsi Kepri di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang. Rusun ASN yang akan dibangun itu terdiri atas empat lantai dengan ratusan kamar penghuni.

"Kami sudah menyiapkan lahan sekitar lima hektare untuk proyek rusun ASN di Pulau Dompak," katanya.

Program rusun ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan hunian untuk ASN, di samping hunian masyarakat hingga korban bencana.

Pembangunan rusun ini bertujuan agar ASN memiliki tempat tinggal yang layak, strategis, dan harga yang terjangkau, terutama bagi mereka yang belum memiliki rumah pribadi.

"Tujuannya tidak sekadar tempat tinggal, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi ASN dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan publik," ujarnya.

Dia menambahkan Pemprov Kepri juga turut mengusulkan kepada Kementerian PKP, untuk pembangunan rusun ASN di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Abdurrahman di Kabupaten Bintan, serta rusun ASN Pemerintah Kabupaten Lingga.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026