
Polresta Barelang gandeng TNI dan Pemko Batam jaga kondusifitas

Batam (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang, Polda Kepulauan Riau, menggandeng TNI, Pemerintah Kota (Pemko) dan Badan Pengusahaan Batam bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut agar kondusifitas tetap dirasakan masyarakat.
Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Arifin mengatakan pelibatan semua unsur pengamanan ini guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Kami melakukan patroli bersama unsur TNI, Polri, Pemko dan BP Batam untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, juga untuk soliditas," kata Zaenal di Batam, Minggu.
Perwira menengah Polri itu menjelaskan pihaknya terus berupaya menciptakan situasi kondusif di Kota Batam, di tengah meningkatnya eskalasi aksi mahasiswa dan masyarakat di sejumlah kota di Tanah Air.
Upaya-upaya yang dilakukan, lanjut dia, dengan memberikan pengarahan kepada sekolah dan kampus agar mahasiswa maupun pelajar agar berperan aktif menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungannya.
Baca juga: Kapolresta Barelang sebut situasi Kota Batam kondusif terkendali
"Pengarahan ini dilaksanakan jajaran Polresta Barelang dan seluruh polsek di Kota Batam," ujarnya.
Upaya selanjutnya, mengimbau para tokoh agama untuk melakukan doa bersama dengan jamaahnya masing-masing di tempat ibadah masing-masing, agar situasi di Tanah Air, khususnya Batam tetap terjaga, aman dan kondusif.
"Semua yang kita lakukan ini ikhtiar saja, dan semua kita kembalikan kepada Yang Maha Kuasa, kuasa-Nya lah kita bisa meminta perlindungan," kata Zaenal.
Pengamanan juga dilakukan di ranah digital, dengan melakukan patroli siber, memonitor berita-berita di media sosial yang provokatif.
Kesiapsiagaan dalam menghadapi aksi massa, Polresta Barelang juga melatih kesiapsiagaan personel Samapta agar bertugas sesuai tugas pokoknya.
"Contohnya pagi ini Samapta latihan pengendalian massa, saya pantau langsung," katanya.
Baca juga: Disdukcapil Batam hadirkan layanan pencetakan KTP di 12 kecamatan
Dari sisi tindak pidana, personel Satreskrim Polresta Barelang juga disiapsiagakan bila terjadi kerusuhan.
"Pelabuhan dan bandara juga kami lakukan pengamanan, mengidentifikasi bila ada orang-orang yang mencurigakan," ujarnya.
Dia menyebut, Polresta Barelang telah menerima surat pemberitahuan aksi mahasiswa yang digelar pada Senin (1/9) di tiga titik, yakni Polda Kepri di Nongsa, Gedung DPRD Kota Batam dan Kantor Pemerintah Kota Batam di Jalan Engku Putri.
Polresta Barelang, kata dia, siap mengawal dan mengamankan kegiatan penyampaian aspirasi mahasiswa dengan tahapan-tahapan sesuai aturan perundang-undangan dan peraturan kapolri.
"Sudah ada pemberitahuan yang kami terima. Saya menyarankan massa aksi tetap jaga Batam kondusif, masyarakat bisa bekerja mencari duit, tidak terpengaruh isu-isu. Kita jaga Batam, karena Batam adalah rumah kita," kata Zaenal.
Baca juga: 9 penjarah rumah Uya Kuya ditangkap polisi
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
