Logo Header Antaranews Kepri

Pagu Raskin Batam Berkurang Empat Persen

Selasa, 15 Januari 2013 15:15 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Pagu beras miskin untuk Kota Batam Kepulauan Riau pada 2013 berkurang sekitar empat persen dari tahun sebelumnya.

"Pagu untuk Batam berkurang rata-rata empat persen, itu sudah ketetapan dari Menkokesra," kata Kepala Kantor Sub Divre Wilayah III Bulog Batam, Marjoni Busjal di Batam, Selasa.

Pada 2013, pagu Raskin Batam ditetapkan untuk 36.103 rumah tangga sasaran dengan kuantum 541.545 kg tiap bulan.

Ia mengatakan, secara nasional pagu raskin berkurang, sehingga mempengaruhi jatah beras raskin ke Batam.

Menurut Marjoni, pagu raskin berkurang seiring dengan meningkatnya kesejahteraan rakyat.

"Berarti program kesejahteraan rakyat berhasil, ekonomi masyarakat meningkat," kata dia.

Sementara distribusi raskin, kata dia, menunggu penetapan surat keputusan Gubernur Kepri tentang pagu raskin, yang sudah disahkan menteri.

"Mudah-mudahan pekan ini selesai," kata dia. Setelah penetapan angka pagu oleh Gubernur, kata dia, maka raskin akan disalurkan ke tiap kelurahan yang kemudian dibagikan ke RTS.

Raskin dibagikan tiap tiga bulan sekali ke RTS, sebesar 45 kg.

Raskin dijual Rp1.600 per kg. Kualitasnya sedang, kata dia.

"Kualitas medium sesuai dengan Inpres perberasan," kata dia.

Mengenai stok beras, ia mengatakan aman untuk tiga bulan ke depan, sebanyak 2.150 ton.

Selain untuk Raskin, Bulog juga menyalurkan beras untuk operasi pasar, bantuan-bantuan sembako dan lainnya.

Sementara itu, warga Batam berharap penyaluran Raskin bisa dipercepat.

Warga Batu Aji, Vincent mengatakan, sebaiknya pemerintah mempercepat penyaluran raskin karena harga kebutuhan pokok sedang tinggi.

"Saat ini harga sembako sedang naik. Raskin itu untuk membantu kebutuhan rakyat kan, jadi dibagikan saat dibutuhkan seperti ini," kata dia. (ANTARA) T.Y011/B/I006/I006)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026