
Pembangunan Jembatan I Dompak Dilanjutkan

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani mengatakan pembangunan Jembatan I Dompak sepanjang 1,4 km yang menghubungkan Kota Tanjungpinang dengan pusat pemerintahan di Pulau Dompak dilanjutkan setelah terbengkalai sejak 2010.
"Setelah mendengar pemaparan dan melihat hasil penelitian dari Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB), Jembatan I Dompak masih layak dan pembangunannya dilanjutkan," kata Muhammad Sani usai menggelar pertemuan tertutup dengan LAPI di Dompak, Tanjungpinang, Kamis.
Gubernur mengatakan, berdasarkan hasil penelitian LAPI ITB terhadap tiang-tiang pancang dan badan jembatan yang sudah dibangun sepanjang 150 meter sejak 2007 hingga 2010 tersebut masih layak digunakan.
"Memang ada yang harus diganti karena sudah berkarat atau rusak karena faktor alam, namun 90 persen diantaranya masih layak dan aman digunakan," kata Sani yang memperkirakan perbaiakn untuk jembatan 150 meter tersebut sekitar Rp30 miliar.
Sani mengatakan, pihaknya akan bertemu dengan pimpinan DPRD Kepri untuk membicarakan kelanjutan jembatan tersebut secepatnya, agar bisa dianggarkan dalam APBD perubahan 2013.
"Diharapkan dalam APBD perubahan 2013 bisa dianggarkan dan mulai dikerjakan," ujarnya.
Menurut Sani, diperkirakan anggaran pembangunan Jembatan I Dompak sepanjang 1,4 km dengan lebar 14 meter tersebut mencapai Rp447 miliar lebih dan akan dianggarkan dari APBD Kepri dengan sistem tahun jamak.
"Jika tidak memungkinkan dengan APBD Kepri, kami akan usahakan bantuan anggaran dari APBN karena jembatan tersebut harus selesai," ujarnya.
Sani menyebut pihaknya tidak bisa berandai-andai kapan jembatan tersebut bisa rampung, namun digesa agar bisa siap sampai masa jabatannya berakhir pada pertengahan Agustus 2015.
"Yang jelas kontrak anggaran untuk jembatan sampai masa berakhirnya jabatan saya, bisa jadi jembatan siap pada 2015 atau sampai 2017, namun yang pasti jembatan tersebut harus siap," tegas Sani. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
