Logo Header Antaranews Kepri

Atlet Kepri kantongi satu perunggu dari gulat di PON Beladiri

Kamis, 16 Oktober 2025 15:23 WIB
Image Print
Atlet Kepri Surya Darma (kanan) pada kelas Greco Roman 77kg di ajang PON saat memenangkan medali perunggu. (ANTARA/HO-KONI Kepri)

Batam (ANTARA) - Kontingen Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengantongi satu medali perunggu dari cabang olahraga gulat dengan atlet Surya Darma pada kelas Greco Roman 77kg di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri Kudus 2025.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri Usep RS mengungkapkan rasa syukur atas raihan tersebut, meski menegaskan bahwa target utama Kepri masih jauh lebih tinggi.

“Target kita tetap lima medali emas. Saat ini baru satu perunggu dari gulat. Hari ini masih ada pertandingan dari cabang pencak silat dan kempo. Semoga bisa menambah medali lagi,” ujarnya saat dihubungi di Batam, Kamis.

Baca juga: BGN bersama Pemkab Karimun pastikan bahan pangan SPPG aman dari pestisida

Selain gulat, sejumlah cabang bela diri lain juga masih bertanding. Usep mengatakan bahwa Kepri menurunkan atlet di delapan cabang olahraga, yakni tarung derajat, taekwondo, karate, pencak silat, gulat, kempo, ju-jitsu, dan wushu.

“Hingga hari ini, tiga cabang sudah bertanding, taekwondo, gulat, dan tarung derajat. Tarung derajat masih menunggu hasil final,” tambah Usep.

Ia berharap sisa pertandingan bisa membawa tambahan medali agar Kepri dapat memperbaiki posisi dalam klasemen perolehan sementara.

Sementara itu, Chef de Mission (CdM) PON Bela Diri Kepri Salman menjelaskan bahwa total 45 atlet Kepri turun di ajang ini dengan didampingi 19 pelatih dan ofisial.

Para atlet berasal dari berbagai kabupaten dan kota, termasuk Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, dan Natuna.

Baca juga: Pemprov Kepri pastikan korban kebakaran kapal tanker terdaftar BPJS-TK

Rata-rata usia atlet berkisar antara 16 hingga 26 tahun, dengan masa persiapan yang cukup singkat.

“Sebagian besar atlet sudah mulai latihan intensif sejak Agustus, tapi kami tidak menjalani training camp karena waktu yang mepet dan keterbatasan anggaran,” ujar Salman.

Dengan sisa waktu pertandingan yang masih panjang, KONI Kepri optimistis capaian medali masih akan bertambah.

Baca juga:
Tim DVI Polda Kepri telah selesai identifikasi 10 korban kebakaran kapal Federal II

Pemkab Natuna jajaki kerja sama dengan provider aktifkan layanan 112



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026