Pemkab Natuna jajaki kerja sama dengan provider aktifkan layanan 112

id Layanan 112,Natuna,Kepri,Kebakaran,Penyelamatan

Pemkab Natuna jajaki kerja sama dengan provider aktifkan layanan 112

Pertemuan Disdamkarmat Natuna, Kepri dengan salah satu provider komunikasi, di Natuna, Kepri Kamis (16/10/2025). ANTARA/HO-Pemkab Natuna

Natuna (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tengah menjajaki kerja sama dengan salah satu provider telekomunikasi untuk mewujudkan layanan panggilan darurat 112 di wilayah perbatasan tersebut.

Kepala Disdamkarmat Natuna Syawal di Natuna, Kamis, mengatakan pertemuan dengan pihak provider dilakukan pada pagi hari ini di Kantor Disdamkarmat.

Pertemuan itu membahas rencana integrasi sistem layanan darurat 112 untuk penanganan kebakaran maupun kejadian nonkebakaran di Natuna.

Pembahasan layanan darurat ini juga didorong oleh peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Pian Tengah pada Rabu (15/10) malam.

“Layanan 112 ini sedang dalam proses. Hari ini kami menerima tamu dari pihak provider untuk membahas langkah-langkah teknis agar layanan ini segera bisa digunakan,” ucap dia.

Syawal menjelaskan layanan 112 penting dihadirkan agar masyarakat dapat dengan mudah melapor ketika menghadapi situasi darurat. Layanan ini dapat diakses gratis, sehingga diharapkan mempercepat respon petugas dalam penanganan kejadian.

“Saat ini kami sudah memiliki nomor layanan di 0773-31113, tetapi masih dikenakan biaya panggilan. Dengan adanya 112, masyarakat bisa melapor tanpa biaya,” ujar dia.

Baca juga: Pemkab Natuna usulkan 20 wilayah ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih

Sementara itu, Kepala Seksi Sarana, Prasarana, dan Informasi Disdamkarmat Natuna Nurhakim menuturkan setelah menerima laporan kebakaran pada Rabu malam, pihaknya langsung mengerahkan tim lengkap dengan sarana dan prasarana pemadaman menuju lokasi kejadian.

Namun, karena lokasi kebakaran berada cukup jauh dari Markas Komando Disdamkarmat Natuna, tim membutuhkan waktu cukup lama untuk tiba di tempat kejadian.

Dalam perjalanan, petugas menerima informasi bahwa api telah berhasil dipadamkan oleh warga secara gotong royong.

“Setelah mendapat laporan bahwa api sudah padam, tim memutuskan untuk kembali ke markas,” ujar dia.

Meski demikian, lanjut dia, Kepala Disdamkarmat Natuna tetap meninjau lokasi kebakaran pada malam yang sama untuk memastikan kondisi benar-benar aman sebelum seluruh personel kembali ke markas.

Dari hasil peninjauan, diketahui bahwa situasi telah terkendali dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu rumah warga dilaporkan hangus terbakar, beserta beberapa perabot di dalamnya.

“Proses pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh sekitar 50 warga setempat. Kami mengapresiasi respons cepat dan kepedulian masyarakat yang turut membantu memadamkan api sebelum petugas tiba,” ujar dia.

Baca juga: Pemkab Natuna revitalisasi bangunan SMPN 2 Bunguran Selatan

Baca juga: Bulog Natuna-Koperasi Desa Merah Putih sinergi jaga harga beras di perbatasan

Pewarta :
Uploader: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE