
Fasilitas Pelabuhan Domestik-Internasional Timpang

Batam (Antara Kepri) - Fasilitas yang diberikan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam untuk pelabuhan domestik dan internasional, dinilai timpang.
Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani mengatakan di Batam, Rabu, pelabuhan domestik yang melayani pelayaran antarkabupaten di Kepri harus segera dibenahi agar tidak terlalu timpang dengan pelabuhan internasional.
"BP agar membenahi pelabuhan domestik," kata gubernur dan berharap BP tidak hanya konsentrasi pada pelabuhan internasional.
Gubernur meminta BP Batam selaku operator sekaligus regulator membenahi pelabuhan domestik Sekupang dan Punggur dengan fasilitas yang nyaman untuk warga.
Menurut gubernur, fasilitas antara pelabuhan internasional dengan domestik tampak sangat timpang. Contohnya di Sekupang, pelabuhan internasional dan domestik berdampingan, dari fisik bangunan Pelabuhan Internasional Sekupang tampak baru direnovasi, sedang pelabuhan domestik terlihat tua.
Padahal, dua pelabuhan itu saling menyokong pariwisata antardaerah di Kepri.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau Guntur Sakti mengatakan dibutuhkan konektivitas antardaerah untuk mendistribusikan wisatawan asing yang datang ke Batam.
Selama ini, kata dia, wisman yang datang ke Kepri masih terkonsentrasi di Batam dengan adanya pelayaran langsung Singapura-Batam. Namun, Batam belum mampu menggiring wisman untuk berkunjung ke daerah lain.
"Pelabuhan domestik perlu dibenahi agar wisman merasa nyaman bepergian ke daerah lain," kata Guntur.
Selama ini, pelayanan pelabuhan domestik relatif semrawut dan kumuh. Di Pelabuhan Punggur misalnya, sudah tidak dapat menampung parkir mobil pada akhir pekan sehingga kendaraan diparkir sembarangan. Begitu pula dengan motor.
Selain itu, ruang tunggu juga dipenuhi dengan kursi-kursi yang rusak. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
