
Pemkot Batam beri prioritas ke nelayan dengan bantuan alat tangkap

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) berkomitmen untuk memberi prioritas kepada nelayan, salah satunya dengan menggelontorkan bantuan sarana perikanan tangkap kepada nelayan pesisir senilai Rp6,78 miliar.
“Kami memberi bantuan alat tangkap untuk nelayan-nelayan Batam dengan anggaran Rp6,7 miliar. Untuk penyerahan hari ini ada 45 kelompok nelayan yang terlibat,” kata Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Kamis.
Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat nelayan, agar terus berkembang.
“Bantuan ini, Insya Allah, menjadi bukti bahwa pemerintah selalu memberi atensi bagaimana agar nelayan Batam bisa tumbuh. Kami ingin mereka mendapat bantuan yang benar-benar sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Amsakar juga menegaskan bahwa sektor perikanan tetap menjadi perhatian penting di masa pimpinannya dan berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan produktivitas penerima manfaat.
“Tata kelola pemerintahan sekarang juga bergerak ke arah pemberdayaan masyarakat. Infrastruktur tidak kita abaikan, tetapi transformasi menuju pemberdayaan harus terus dilakukan,” ujarnya.
Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kota Batam Yudi Admajianto menjelaskan bahwa total bantuan sebesar Rp6,78 miliar itu berasal dari dua sumber yakni Rencana Kerja Dinas dan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Batam.
“Bantuan ini kita berikan untuk meningkatkan kemampuan produksi nelayan kecil. Semua sarana sudah disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Yudi.
Melalui Rencana Kerja Diskan, bantuan yang disalurkan antara lain 51 unit mesin tempel 15 PK, 25 unit boat slodang 17 kaki, 190 pcs jaring karang tiga lapis, 1.303 unit bento, 64 roll kawat bubu, 40 pcs jaring tenggiri dan 150 kg jaring ramban dengan total nilai bantuan dari pos ini mencapai Rp2,59 miliar.
Sementara itu, bantuan melalui Pokir DPRD mencakup 5 unit mesin tempel 40 PK, 63 unit mesin tempel 15 PK, 117 pcs jaring bawal, 185 pcs jaring apollo, 233 gulung kawat bubu, 50 pcs jaring tenggiri, 50 pcs jaring lobster serta berbagai jenis boat pancung dan boat slodang. Dengan nilai bantuan dari Pokir DPRD mencapai Rp4,18 miliar.
Yudi berharap penyerahan bantuan ini dapat membantu nelayan meningkatkan hasil tangkap dan mengurangi biaya operasional.
“Kami ingin nelayan Batam semakin produktif dan sejahtera. Pemerintah terus berupaya hadir melalui program yang tepat sasaran,” ujarnya.
Baca juga: KJRI Johor bersama Pemprov Kepri maksimalkan kunjungan wisman lewat program JIWA
Baca juga: BKKBN Kepri perluas layanan KB gratis di 17 lokasi Kota Batam
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
