Batam (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga/BKKBN) melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau memperluas jangkauan untuk layanan keluarga berencana (KB) gratis kepada masyarakat di 17 lokasi di Kota Batam.
Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjangkau wilayah dengan jumlah akseptor tinggi sekaligus memastikan pemerataan akses layanan.
"Kami lakukan KB Mobile, sebuah strategi perluasan jangkauan agar masyarakat dapat memperoleh metode kontrasepsi yang sesuai kebutuhan dan kondisi mereka," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kamis.
Layanan tersebut berlangsung pada 17 November hingga 9 Desember 2025 di 17 titik pelayanan, dengan dukungan tenaga medis dari pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di setiap kecamatan.
Titik layanan mencakup wilayah Kelurahan Sagulung Kota, Belian, Batu Besar dan Baloi permai yang memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.
Ia menjelaskan bahwa KB dengan konsep keliling tersebut menjadi salah satu upaya menjemput bola untuk menghadirkan layanan KB yang lebih dekat dan mudah diakses oleh masyarakat.
Baca juga: 749 pelanggar lalu lintas selama Operasi Zebra Seligi 2025 di Kepri
KB Mobile turut menggabungkan penyuluhan kesehatan reproduksi, konseling, serta pelayanan KB gratis, dengan fokus utama pada pemenuhan kebutuhan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).
"Kami memastikan pelayanan KB berjalan optimal, mulai dari proses penapisan kesehatan hingga pemberian alat dan obat kontrasepsi (alkon) pada akseptor. Kami juga memastikan ketersediaan alkon di puskesmas (pusat kesehatan masyarakat) tetap terjamin," katanya.
Selain meninjau pelaksanaan pelayanan KB Mobile, Rohina juga berdialog langsung dengan kader KB di Bukit Tempayang untuk memastikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar 3B (ibu hamil, ibu menyusui dan balita) berkualitas.
Hasil dari tinjauan tersebut, pihak dari BKKBN Kepri menemukan bahwa Kader KB Bukit Tempayang Minda Ginting rutin mendistribusikan 163 porsi MBG di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Melati 5, dan 83 porsi MBG di Posyandu Harapan Bunda.
Program KB Mobile ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi, serta mendukung terwujudnya keluarga yang lebih sehat dan berkualitas.
Baca juga: Polda Kepri musnahkan 5,5 kg narkoba hasil ungkap kasus selama bulan Oktober 2025

Komentar